RADARCIREBON.TV – Memasuki periode tahun baru 2026, antusiasme para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mendapatkan suntikan modal kerja kembali meningkat. Salah satu solusi keuangan yang paling dinantikan adalah program Kredit Usaha Rakyat yang disalurkan melalui lembaga perbankan pelat merah, termasuk Bank Mandiri. Program ini tetap menjadi primadona karena menawarkan struktur pembiayaan yang ringan berkat adanya dukungan subsidi bunga dari pemerintah. Kehadiran dana segar ini dirancang khusus untuk memperkuat daya saing para pengusaha lokal agar mampu meningkatkan skala produksi maupun memperluas jaringan pasar mereka tanpa harus terbebani oleh bunga pinjaman komersial yang tinggi.
Mengenai pertanyaan yang sering muncul tentang kapan waktu pasti pembukaan KUR Mandiri 2026, hingga saat ini pihak bank secara nasional memang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tanggal dimulainya secara serentak. Namun, jika mengacu pada tren penyaluran di tahun-tahun sebelumnya, program subsidi ini biasanya sudah mulai berjalan efektif sejak awal bulan Januari. Bahkan, beberapa informasi yang beredar di media sosial dari tenaga pemasaran bank menunjukkan bahwa di wilayah tertentu seperti Jabodetabek, kuota untuk tahun ini dikabarkan sudah tersedia dan mulai bisa diakses oleh calon nasabah. Meski demikian, sangat disarankan bagi para peminat untuk tetap melakukan verifikasi langsung ke kantor cabang terdekat atau menghubungi layanan pusat informasi resmi guna mendapatkan kepastian mengenai ketersediaan kuota di wilayah masing-masing.
Bagi para pemilik bisnis yang ingin mengajukan pinjaman, Bank Mandiri menyediakan dua metode utama yang sangat fleksibel. Cara yang pertama adalah melalui sistem digital atau daring dengan mengakses laman resmi yang telah disediakan. Melalui platform tersebut, calon debitur hanya perlu melakukan pendaftaran akun, mengisi rincian identitas diri serta profil usaha, dan mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan secara elektronik. Setelah proses administrasi digital selesai, pihak bank akan melakukan validasi data yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi usaha secara langsung sebelum memberikan keputusan akhir mengenai pencairan dana.
Baca Juga:Kapan Nisfu Syaban 2026 Sebenarnya Tiba? Cek Tanggal Resminya Disini!Pesta Voli Nasional Resmi Dimulai! Simak Jadwal Pertandingan Hari Ini di Proliga 2026
Selain jalur digital, masyarakat juga masih tetap bisa memilih cara konvensional dengan datang langsung ke unit kerja Bank Mandiri terdekat. Proses secara tatap muka ini melibatkan pengisian formulir fisik dan penyerahan dokumen persyaratan kepada petugas bank. Nantinya, akan ada tahap wawancara mendalam untuk memahami kebutuhan modal dan potensi pengembangan bisnis nasabah. Jika seluruh tahapan evaluasi termasuk survei lapangan telah terpenuhi dan dinilai layak, maka dana pinjaman akan segera ditransfer ke rekening nasabah untuk mulai digunakan sebagai modal investasi maupun modal kerja produktif. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas di sepanjang tahun 2026.
