RADARCIREBON.TV – Harga emas batangan di Pegadaian kembali mengalami tren positif dengan kenaikan harga pada produk UBS dan Galeri24, salah satu indikator terkini yang menjadi perhatian investor dan masyarakat luas. Kenaikan ini tercatat pada perdagangan hari Sabtu, 10 Januari 2026, dengan kedua jenis logam mulia tersebut menunjukkan pergerakan harga jual yang lebih tinggi dibanding hari sebelumnya.
Menurut data dari Sahabat Pegadaian, harga jual emas UBS mengalami peningkatan signifikan, sementara harga emas Galeri24 juga ikut merangkak naik meskipun pada level sedikit lebih rendah dibanding UBS. Emas UBS kini diperdagangkan dengan harga lebih tinggi dari sebelumnya, sedangkan emas Galeri24 juga tercatat naik beberapa ribu rupiah per gramnya.
Rincian Harga Emas di Pegadaian
Berdasarkan update terbaru, berikut rincian harga emas UBS & Galeri24 di Pegadaian:
Harga emas Galeri24:
0,5 gram: Rp1.362.000
1 gram: Rp2.596.000
Baca Juga:Manchester City Hantam Exeter City 10-1 di Piala FA 2026: Pesta Gol Super di Etihad!Drama Lima Set Proliga 2026! Megawati Hangestri Sebut Laga Perdana JPE Jadi “Alarm” untuk Lawan
2 gram dan seterusnya menunjukkan tren kenaikan pada ukuran-ukuran gram yang lebih besar.
Harga emas UBS:
0,5 gram: sekitar Rp1.365.000
1 gram: Rp2.652.000, meningkat dari hari sebelumnya.
Kedua jenis emas ini dijual di outlet Pegadaian dengan pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram (UBS) dan hingga 1.000 gram (Galeri24) untuk pembelian investasi atau tabungan emas fisik.
Kenaikan harga emas ini sendiri mengikuti arah pergerakan pasar global yang dipengaruhi oleh tren permintaan komoditas safe-haven seperti emas, terutama ketika kondisi ekonomi sedang fluktuatif atau investor mencari aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian pasar.
Apa Arti Kenaikan Ini Bagi Investor & Masyarakat?
Kenaikan harga emas seperti yang terjadi pada UBS dan Galeri24 ini sering kali menjadi indeks sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi domestik maupun global. Emas dikenal sebagai aset investasi yang cenderung stabil dan berfungsi sebagai pelindung nilai pada saat perekonomian tidak menentu. Investor ritel maupun institusi biasanya memantau pergerakan harga harian untuk menentukan waktu yang tepat membeli atau menjual logam mulia mereka.
Selain itu, emas batangan di Pegadaian juga menjadi pilihan populer bagi masyarakat Indonesia sebagai investasi jangka panjang serta alternatif diversifikasi aset selain instrumen pasar modal atau deposito.
