Harga Emas Kian Mahal? Ini Strategi Jitu Investasi Perak 2026 untuk Pemula Agar Untung!

Investasi perak untuk pemula
Berikut cara jitu investasi emas untuk pemula agar untung. (Dok. Shutterstock)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Memasuki tahun 2026, peta investasi logam mulia mulai bergeser. Jika selama ini publik hanya terpaku pada emas, kini perak mulai mencuri panggung sebagai aset yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Bagi Anda yang baru ingin terjun ke dunia investasi, memahami dinamika pasar perak adalah langkah awal yang sangat krusial.

Mengapa perak menjadi primadona baru? Salah satu alasan utamanya adalah harganya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan emas. Hal ini memberikan keleluasaan bagi investor pemula dengan modal terbatas untuk mulai mengoleksi aset fisik. Namun, jangan salah sangka, meski harganya lebih murah, potensi pertumbuhan perak di tahun 2026 diprediksi tetap stabil berkat tingginya permintaan di sektor industri teknologi dan energi hijau.

Berikut adalah beberapa langkah strategis investasi perak 2026 untuk pemula agar untung yang perlu Anda perhatikan:

  1. Tentukan Format Investasi yang Tepat Langkah pertama bagi pemula adalah memilih antara perak fisik atau digital. Perak fisik seperti batangan atau koin memberikan kepuasan karena asetnya bisa dipegang langsung, namun memerlukan penyimpanan yang aman. Sementara itu, perak digital menawarkan fleksibilitas tinggi karena bisa dibeli dalam nominal kecil melalui aplikasi yang terdaftar di OJK.
  2. Fokus pada Likuiditas dan Keaslian Jangan tergiur dengan harga murah di tempat yang tidak jelas. Pastikan Anda membeli perak dari lembaga resmi seperti Antam atau Pegadaian. Keaslian produk yang disertai sertifikat akan sangat menentukan kemudahan Anda saat ingin menjualnya kembali (buyback) di masa depan.
  3. Manfaatkan Strategi Diversifikasi Investasi perak 2026 untuk pemula agar untung bukan berarti Anda harus menaruh semua uang di satu tempat. Jadikan perak sebagai pelengkap portofolio Anda. Karakteristik perak yang lebih fluktuatif dibanding emas justru bisa menjadi celah keuntungan jika Anda mampu memanfaatkan momentum saat harga sedang terkoreksi.
  4. Pantau Tren Industri Global Berbeda dengan emas yang murni sebagai aset aman (safe haven), harga perak sangat dipengaruhi oleh aktivitas manufaktur. Dengan pesatnya perkembangan teknologi panel surya dan komponen elektronik di tahun 2026, permintaan perak dipastikan meningkat. Pemula yang jeli melihat tren ini akan lebih siap memanen cuan dalam jangka menengah hingga panjang.
  5. Sabar dan Hindari Spekulasi Berlebih Perlu diingat bahwa investasi logam mulia adalah maraton, bukan lari cepat. Hindari sikap panik saat harga mengalami fluktuasi harian. Fokuslah pada tujuan jangka panjang untuk melindungi nilai kekayaan Anda dari inflasi yang mungkin terjadi di tahun-tahun mendatang.
0 Komentar