Pascal Struijk Segera Dinaturalisasi? Ini Sinyal Kuat dan Fakta di Balik Rumor Timnas Indonesia

Pascal Struijk
IG @pemainketurunan.id
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Nama Pascal Struijk kembali menggema di jagat sepak bola nasional. Bek tangguh Leeds United itu lagi-lagi dikaitkan dengan isu naturalisasi Timnas Indonesia. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah, melainkan kapan peluang itu benar-benar terbuka.

Di tengah minimnya kabar resmi, rumor tentang Pascal Struijk justru makin liar di media sosial. Setiap kali sang pemain tampil solid di Championship Inggris, kolom komentar langsung dipenuhi satu harapan: berseragam Merah Putih.

PSSI dan Strategi “Operasi Senyap”

Berbeda dengan era sebelumnya, PSSI saat ini memilih pendekatan senyap dalam urusan naturalisasi pemain keturunan. Proses tidak lagi diumbar ke publik sebelum benar-benar matang.

Baca Juga:Bukan Target Instan! Ini Misi Besar John Herdman Bersama Timnas IndonesiaTak Terbebani Era John Herdman, Beckham Putra: Timnas Itu Bonus, Fokus Juara Bersama Persib

Publik belajar dari kasus Mees Hilgers dan Kevin Diks. Tanpa banyak rumor, tiba-tiba foto jabat tangan dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir muncul dan proses berjalan mulus. Pola inilah yang kini diyakini juga diterapkan pada nama-nama besar lain, termasuk Pascal Struijk.

Menurut sumber di lingkaran jurnalis olahraga, PSSI disebut sudah lama memantau situasi Struijk. Namun, satu faktor kunci tetap menjadi penentu: keinginan sang pemain sendiri.

Masih Bermimpi Belanda, Tapi…

Pascal Struijk lahir di Deurne, Belgia, dan memegang paspor Belanda. Secara regulasi, ia memiliki opsi membela Belgia, Belanda, atau Indonesia lewat jalur keturunan dari pihak ayah.

Hingga kini, sinyal terkuat menunjukkan Struijk masih memprioritaskan peluang menembus Timnas Belanda. Sebuah pilihan yang sangat logis. Bermain di Euro atau Piala Dunia bersama Oranje adalah mimpi hampir semua pemain Eropa.

Namun, realitasnya tidak sederhana. Persaingan di lini belakang Belanda teramat ketat dengan nama-nama seperti Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Nathan Aké, hingga Micky van de Ven. Peluang Struijk menjadi pilihan utama jelas tidak mudah.

Indonesia: Jalan Pintas Menuju Status Ikonik

Sebaliknya, jika memilih Indonesia, Struijk hampir pasti langsung menjadi pilar utama lini belakang Timnas. Status bintang, peran sentral, hingga potensi menjadi legenda hidup di mata ratusan juta suporter terbuka lebar.

Faktor lain yang tak bisa diabaikan adalah pengaruh pemain diaspora lain. Keputusan Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan pemain keturunan lainnya bisa menjadi “testimoni hidup” bahwa memilih Indonesia bukan langkah mundur.

0 Komentar