4. Royal Antwerp FC (2022–2023)
Juli 2022 menjadi titik balik besar ketika Ávila hijrah ke Eropa dan bergabung dengan Royal Antwerp FC di Belgia. Di luar ekspektasi banyak pihak, ia langsung menjadi pilar utama pertahanan. Kontribusinya sangat krusial dalam musim bersejarah Antwerp. Klub tersebut menjuarai Liga Belgia untuk pertama kalinya dalam 66 tahun, sekaligus meraih Piala Belgia dan Piala Super Belgia. Ávila bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian inti dari skuad juara.
5. Ajax Amsterdam (2023–2025)
Kesuksesan di Belgia membuat Ajax Amsterdam memboyong Ávila pada Agustus 2023 dengan nilai transfer sekitar 12,5 juta euro. Ekspektasi besar menyertainya, mengingat Ajax dikenal sebagai klub pengembang pemain muda. Namun, perjalanan di Belanda tidak sepenuhnya mulus. Cedera, proses adaptasi, serta persaingan internal membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Meski begitu, pengalaman berada di lingkungan Ajax memperkaya wawasan taktis dan disiplin bermainnya.
6. Fortaleza EC (Pinjaman, 2025)
Untuk mengembalikan jam terbang, Ajax meminjamkan Ávila ke Fortaleza Esporte Clube pada Januari 2025. Bermain di Serie A Brasil menghadirkan tantangan berbeda: tempo tinggi, duel fisik keras, dan atmosfer stadion yang intens. Di Fortaleza, Ávila kembali menemukan ritme, memperkuat ketahanan fisik, serta mempertajam naluri bertahannya dalam situasi tekanan tinggi.
7. Rosario Central (Pinjaman, 2026–sekarang)
Baca Juga:Wilujeng Sumping Gaston Avila? Calon Bek Baru Persib Asal Argentina, Kenyang Pengalaman di EropaKlasemen Liga 1 Indonesia 2025/26 Terkini: Persib Juara Paruh Musim, Persaingan Zona Degradasi Makin Ketat
Pada Januari 2026, setelah masa pinjaman di Brasil berakhir, Ávila kembali lagi ke Rosario Central. Ini menjadi kepulangan penuh makna, membawa bek berusia 24 tahun tersebut dengan segudang pengalaman Eropa dan Amerika Selatan. Fleksibilitasnya sebagai bek kiri maupun bek tengah menjadikannya sosok ideal sebagai pengganti Federico Barba. Ia tidak hanya menutup lubang di pertahanan, tetapi juga menghadirkan ketenangan, kedewasaan, dan kualitas build-up dari sisi kiri pertahanan.
Dengan nilai pasar sekitar €2,2 juta dan pengalaman lintas benua, Gaston Ávila bukan lagi sekadar prospek. Ia adalah bek matang yang telah melalui jatuh-bangun, dan kini siap menorehkan babak baru dalam kariernya
