RADARCIREBON.TV – Era baru di bawah kepemimpinan John Herdman sebagai nakhoda Timnas Indonesia resmi dimulai. Dalam sesi perkenalan resminya yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa (13/1/2026), pelatih asal Inggris tersebut memberikan sinyal kuat mengenai arah pengembangan skuad Garuda di masa depan. Salah satu poin paling krusial yang ia sampaikan adalah tekadnya untuk terus meningkatkan kualitas tim melalui jalur naturalisasi pemain diaspora yang merumput di kompetisi kasta tertinggi.
Herdman menegaskan bahwa untuk membawa Indonesia bersaing di panggung elite sepak bola dunia, tim nasional tidak bisa hanya mengandalkan standar pemain biasa. Ia secara spesifik menyebutkan bahwa Timnas Indonesia sangat membutuhkan tenaga tambahan dari para pemain yang berkarier di liga-liga top dunia, khususnya mereka yang masuk dalam tier satu dan dua. Menurutnya, pengalaman bermain di kompetisi besar di Eropa sangat krusial karena intensitas dan kualitas kompetisinya berbanding lurus dengan kecerdasan taktik serta kekuatan mental di lapangan.
Dalam pandangannya, karier seorang pesepak bola adalah cerminan jujur dari kualitas individu tersebut. Jika seorang pemain mampu bertahan dan bersinar di level tertinggi, maka sudah pasti mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk mengangkat derajat tim nasional ke arah yang lebih baik. Pendekatan naturalisasi ini dinilai tetap relevan selama tujuannya adalah murni untuk mendongkrak daya saing tim di kancah internasional.
Baca Juga:Hari Ini Manchester United Umumkan Michael Carrick Jadi Manajer Interim, Harapan Baru di Tengah Krisis?Bukan Kaleng-Kaleng! Pelatih Fisik Timnas Indonesia Punya Gelar S3 dan Rekam Jejak Mentereng
Menariknya, Herdman juga mengamati adanya perubahan tren positif di mana saat ini semakin banyak pemain keturunan yang menunjukkan minat besar untuk membela Merah Putih. Baginya, Indonesia sedang berada dalam momentum emas yang harus dimanfaatkan dengan cerdik. Namun, ia juga tetap mengapresiasi tinggi dedikasi para pemain lokal yang menurutnya memiliki energi dan komitmen yang sangat luar biasa. Baginya, kunci kesuksesan bukan hanya soal asal-usul, melainkan bagaimana menyatukan talenta-talenta terbaik tersebut menjadi satu kesatuan yang solid.
Tantangan terdekat sudah menanti Herdman, yakni ajang FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 23-31 Maret 2026 mendatang. Turnamen ini akan menjadi panggung awal bagi sang pelatih untuk meramu komposisi skuad impiannya, sekaligus membuktikan apakah penambahan pemain dari liga top dunia mampu mengubah wajah sepak bola Indonesia menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah global.
