Catat Tanggalnya, Final Piala Afrika 19 Januari 2026, Senegal Vs Maroko Bakal Saling Tikam

Sadio Mane Vs Achraf Hakimi
Partai Final Piala Eropa mempertemukan Senegal vs Maroko Foto : footballsenegal
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tanggal sudah dicatat tebal: 19 Januari 2026. Di kalender sepak bola Afrika, hari itu bukan sekadar penutup turnamen, melainkan medan penentuan takdir. Final Piala Afrika 2026 akan mempertemukan dua kekuatan terbaik benua hitam: Maroko vs Senegal, duel yang lebih mirip persiapan peperangan ketimbang pertandingan biasa.

Maroko melangkah ke final dengan cara yang menguras emosi. Menghadapi Nigeria di semifinal, Singa Atlas harus menempuh jalan terjal hingga babak adu penalti. Selama 120 menit, kedua tim saling mengunci. Skor 0-0 bertahan dari waktu normal hingga extra time, menandakan duel taktik, disiplin, dan kesabaran tingkat tinggi.

Di babak tos-tosan, Maroko tampil lebih dingin. Mereka menang 4-2, memanfaatkan kegagalan dua algojo Nigeria, sementara hanya satu penendang Maroko yang terpeleset. Kemenangan ini bukan sekadar tiket final, melainkan bukti mental baja tuan rumah yang siap menahan tekanan sebesar apa pun.

Baca Juga:Siaran Langsung Pertandingan Semifinal Piala Afrika AFCON 2026: Tayang di TV Mana? Cek Jadwal Lengkapnya!Jadwal Pertandingan Perempat Final Piala Afrika AFCON 2025: Daftar Tim dan Waktu Kick-off

Di semifinal lainnya, Senegal tampil lebih klinis. Menghadapi Mesir yang bertumpu pada nama besar Mohamed Salah, Singa Teranga menunjukkan bahwa sepak bola tak selalu dimenangkan oleh reputasi. Salah gagal bersinar, terkunci oleh organisasi pertahanan Senegal. Sebaliknya, Sadio Mané tampil sebagai pembeda. Gol tunggalnya pada menit ke-78 menjadi penentu kemenangan dan memastikan Senegal kembali ke partai puncak.

Final akan digelar di Complexe Sportif Moulay Abdellah, Rabat, stadion megah yang akan berubah menjadi lautan merah-putih. Bermain di kandang sendiri jelas memberi Maroko keuntungan psikologis. Dukungan publik, familiaritas lapangan, dan aura tuan rumah menjadi senjata tambahan yang tak bisa diabaikan.

Namun Maroko tak hanya mengandalkan atmosfer. Kedalaman skuad mereka adalah argumen utama mengapa banyak pihak menjagokan Singa Atlas. Mayoritas pemain Maroko berkiprah di Eropa, terbiasa dengan tekanan besar dan laga-laga hidup mati. Achraf Hakimi dengan kecepatan dan pengalaman Liga Champions, Noussair Mazraoui dari Manchester United, Brahim Díaz bintang Real Madrid yang kreatif dan berani, hingga Yassine Bounou, kiper veteran dengan refleks dan ketenangan kelas dunia. Ini adalah skuad yang merata, matang, dan tahu cara menang.

0 Komentar