DPRD Kabupaten Majalengka bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah objek wisata milik pemerintah daerah. Dalam kunjungan tersebut, pihaknya menerima berbagai keluhan terkait keterbatasan fasilitas, terutama akses jalan menuju lokasi wisata.
Komisi II DPRD Majalengka melakukan kunjungan kerja ke sejumlah objek wisata milik pemerintah daerah, hingga Rabu sore. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi wisata dan mendengar masukan dari para pengelola.
Ketua Komisi II DPRD, Dasim Raden Pamungkas mengatakan pemerintah daerah memperoleh sekitar 300 juta dari kerja sama pengelolaan pariwisata pada 2025. Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk mendukung pembangunan fasilitas di kawasan wisata.
Baca Juga:Wawali Beri Bantuan Warga Yang Rumahnya Ambruk – VideoKuryati Divonis 4 Tahun Penjara Terindikasi Korupsi Apbdes – Video
Dalam kunjungan tersebut, Komisi II menerima keluhan terkait akses jalan menuju beberapa lokasi wisata. Akses yang sempit dinilai dapat menghambat kenyamanan dan jumlah kunjungan wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Rachmat Kartono menyebut, kunjungan ini penting untuk melihat kondisi langsung di lapangan. Ia juga menilai sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan.
Sementara, pihaknya menambahkan jika jumlah kunjungan wisatawan pada 2025 mencapai 3,1 juta orang. Peningkatan ini tentu perlu diimbangi dengan perbaikan fasilitas untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.