Tembus 9 Clean Sheet, Tembok Terakhir Persib Tetap Rendah Hati

Teja Paku Alam
ig @persib
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Persib Bandung menutup paruh pertama BRI Super League 2025/2026 dengan status juara paruh musim sekaligus tim dengan pertahanan paling solid. Dari 17 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung hanya kebobolan 11 gol-sebuah catatan impresif yang menegaskan kekuatan lini belakang mereka musim ini.

Di balik kokohnya pertahanan Persib, nama Teja Paku Alam menjadi sorotan utama. Kiper berusia 30 tahun itu mencatatkan sembilan clean sheet, terbanyak di antara seluruh penjaga gawang Super League sejauh ini. Ia unggul tipis dari kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, yang membukukan delapan laga tanpa kebobolan.

Menariknya, mayoritas clean sheet Teja diraih di kandang sendiri. Ia sukses mengamankan gawang Persib dalam tujuh laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, masing-masing saat menghadapi Semen Padang FC, Persebaya Surabaya, Persis Solo, Dewa United, Bhayangkara FC, PSM Makassar, dan rival klasik Persija Jakarta. Sementara dua clean sheet lainnya dicatatkan di laga tandang kontra PSBS Biak dan Bali United.

Baca Juga:Persik Kediri Tancap Gas di Bursa Transfer: Kapten Kerala Blasters Dibidik, Duo Hehanussa Berpeluang PulangIsu Transfer Marko Dugandzic ke Persib Mendingin: Dari Kandidat Kuat Kini Menghilang

Meski statistiknya begitu mencolok, Teja memilih tetap membumi. Ia menegaskan bahwa capaian individu tidak pernah menjadi tujuan utama, terlebih tantangan di putaran kedua diyakini akan jauh lebih berat.

“Alhamdulillah patut disyukuri, tapi kami harus berbenah lagi di putaran kedua,” ujar Teja dengan nada tenang.

Bagi kiper yang telah mempersembahkan dua gelar juara untuk Persib tersebut, clean sheet hanyalah bonus. Prioritas utama tetap kemenangan dan raihan tiga poin demi menjaga posisi di papan atas klasemen.

“Yang paling penting itu tiga poin. Clean sheet itu bonus,” katanya menegaskan.

Teja juga tak menampik bahwa rekor minim kebobolan Persib merupakan hasil kerja kolektif tim, bukan semata peran penjaga gawang. Ia memuji solidnya lini belakang Persib yang diisi pemain-pemain berpengalaman seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Federico Barba, Frans Putros, Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, hingga Alfeandra Dewangga.

Menurut Teja, kualitas dan jam terbang para bek tersebut membuat koordinasi di lini pertahanan berjalan lebih mudah dan efektif. Komunikasi yang lancar menjadi kunci Persib mampu menjaga konsistensi hingga paruh musim berakhir.

0 Komentar