Isra Mi’raj 27 Rajab 2026: Momen Spiritual untuk Menata Hidup dengan Nilai-Nilai Agung

Amalan Isra Mi\'raj
Peringatan Isra Mi\'raj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab jatuh 16 Januari 2026 menjadi momen untuk memperkuat spiritualitas melalui amalan ibadah dan merenungkan nilai-nilai agung yang terkandung di dalamnya. Foto: Ilustrasi AI
0 Komentar

Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta dan dengan kemuliaan yang Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku dan mengabulkan doaku, wahai Yang Maha Kedermawan.”

Kelima, beristighfar dan bertaubat. Memohon ampun membersihkan hati dan membuat diri siap menerima hidayah. Selain itu, puasa sunnah pada tanggal 27 Rajab banyak dilakukan sebagai latihan spiritual untuk mengendalikan hawa nafsu.

Tata Cara Pelaksanaan dan Relevansi di Era Modern

Doa Isra Mi’raj sebaiknya dibaca setelah salat sunnah dua rakaat, dimulai dengan shalawat dan diakhiri dengan dzikir. Meskipun tidak semua ulama sepakat tentang keistimewaan waktu tertentu, memperbanyak ibadah pada malam ini tetap menjadi bentuk penguatan hubungan spiritual.

Baca Juga:Emas Bakal Sentuh Rp 2,7 Juta/Gram Pekan Depan – Geopolitik dan Kelemahan Rupiah Jadi PendorongHarga Sebagian Besar Pangan Melemah, Cabai Terpimpin Penurunan – Pemerintah Dorong Stok Beras Capai 4 Juta Ton

Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, peringatan Isra Mi’raj mengingatkan akan pentingnya landasan spiritual yang kokoh. Ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk beribadah bersama dan mempererat silaturahmi. Dengan menghidupkan nilai-nilai Isra Mi’raj, umat Islam diharapkan dapat mencapai keseimbangan antara ibadah dan kehidupan sosial, serta menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.

0 Komentar