72 Persen Masyarakat Muslim Indonesia Belum Bisa Baca Tulis Al Quran – Video

72 Persen Masyarakat Muslim Indonesia Belum Bisa Baca Tulis Al Quran
0 Komentar

Sekitar 72 persen masyarakat Muslim di Indonesia disebut belum bisa baca tulis Al-Quran, termasuk di Kota Cirebon yang angkanya sekitar 65 persen. Hal itu menjadi perhatian serius bagi Lembaga Pembelajaran Qiroatil Quran dengan berkolaborasi untuk melakukan pembinaan metode Ishlah.

Berdasarkan data dari Lembaga Pembelajaran Qiroatil Quran, 72 persen masyarakat Muslim yang ada di Indonesia belum bisa baca tulis Al-Quran. Sementara di Kota Cirebon pun masih tinggi, yakni sekitar 65 persen warga Muslimnya belum bisa baca tulis Al-Quran.

Sehingga, menjadi tantangan besar dan perhatian bagi LPQQ untuk bisa menggeliatkan pelatihan pembinaan kepada para guru ngaji, lembaga seperti BKPRMI, DMI, dan lainnya maupun orang tua, untuk meningkatkan upaya pemahaman baca tulis Al-Quran. Salah satunya melalui pembelajaran metode Ishlah di Masjid Garmini, Kesambi, Kota Cirebon.

Baca Juga:Baznas Kab. Cirebon Menjawab Seputar Pengelolaan Zakat – VideoKuwu Cigobang Minta Warga Tak Terprovokasi Polemik Sawit – Video

Pemerintah daerah maupun lembaga berbasis agama juga mendorong agar metode Ishlah dapat menjangkau lebih luas. Terutama di tiap kecamatan hingga kelurahan untuk mengajarkan baca tulis Al-Quran sebagai pedoman kehidupan. Diharapkan melalui pembinaan ini, LPQQ menargetkan bisa mengentaskan masalah baca tulis Al-Quran di masyarakat. Sehingga anak-anak Muslim generasi penerus bisa baca tulis Al-Quran dengan baik.

0 Komentar