Aneh tapi Nyata! Piala AFF 2026 Nyaris Sepanjang Piala Dunia, Padahal Pesertanya Cuma 10 Tim

Hyundai cup 2026
ig @bolanusantara
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Piala AFF 2026 menyimpan fakta unik yang bikin banyak pencinta sepak bola mengernyitkan dahi. Turnamen paling bergengsi se-Asia Tenggara ini bakal digelar dengan durasi yang nyaris menyamai Piala Dunia, meski jumlah pesertanya hanya 10 tim.

Ya, Anda tidak salah baca. Ajang yang kini resmi bernama ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung selama 33 hari, mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Durasi ini terasa janggal jika dibandingkan dengan Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara, tetapi hanya digelar selama sekitar 38 hari.

Artinya, Piala AFF 2026 hanya terpaut lima hari dari pesta sepak bola terbesar di planet ini. Fakta tersebut langsung menjadi sorotan, terutama bagi Timnas Indonesia yang kembali menaruh harapan besar untuk mengakhiri puasa gelar juara.

Format Kandang-Tandang, Biang Kerok Durasi Panjang

Baca Juga:Mengenal Timnas Bulgaria, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 23–31 Maret 2026, Hadapi Bulgaria dan Peru

Panjang ekstremnya durasi turnamen tak bisa dilepaskan dari format kompetisi yang diterapkan. Sejak edisi 2018, Piala AFF meninggalkan sistem home tournament dan beralih ke format kandang-tandang penuh.

Pada fase grup, setiap tim harus memainkan empat pertandingan, terdiri dari dua laga kandang dan dua laga tandang. Situasi ini membuat jarak antarpertandingan lebih panjang demi memberi waktu perjalanan dan pemulihan pemain.

Belum cukup sampai di situ, babak semifinal hingga final kembali menggunakan sistem dua leg, yang otomatis menambah jumlah hari kompetisi. Alhasil, tim yang lolos hingga partai puncak harus menjalani delapan pertandingan penuh tekanan, sebuah perjalanan panjang yang menguras fisik dan mental.

Grup Neraka dan Reuni Panas John Herdman vs Vietnam

Hasil undian fase grup semakin menambah bumbu panas. Timnas Indonesia masuk Grup A yang panas, satu grup dengan juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta satu tim hasil playoff yang siap jadi pengganjal ambisi Garuda.

Alih-alih mengeluh, pelatih anyar Skuad Garuda, John Herdman, justru menyambut tantangan ini dengan antusias. Ia menilai grup berat adalah ujian yang dibutuhkan timnya.

“Luar biasa. Kami harus mendapatkan ujian. Para pemain justru menunggu momen-momen besar seperti ini,” tegas Herdman.

Pengalaman para pemain Indonesia di level Kualifikasi Piala Dunia disebutnya sebagai modal berharga untuk menghadapi tekanan panjang ASEAN Championship 2026.

0 Komentar