“Sambil menatap pertandingan semifinal, kami akan bekerja keras untuk bisa menampilkan performa yang lebih baik lagi,” kata pelatih Korea Selatan, Lee Min-sung, di laman resmi AFC usai kemenangan dari Australia.
Laga semifinal kedua akan menghadirkan pertandingan Vietnam vs Cina pada pukul 22.30 WIB. Pertandingan dijadwalkan main di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal Sports City, Jeddah, Arab Saudi.
Vietnam asuhan Kim Sang-sik melangkah ke semifinal usai menang dari Uni Emirat Arab 3-2 lewat extra time, Jumat 16 Januari. Dalam laga tersebut Vietnam bermain bagus dan bahkan tiga kali unggul dari sang lawan.
Baca Juga:Lin Chun-Yi vs Jonatan Christie: Jadwal Final BWF India Open 2026 Hari Ini 18 Januari Live di TV dan StreamingUpdate Klasemen Terkini dan Jadwal Voli Proliga 2026 Hari Ini 18 Januari: Live di TV Moji dan Streaming
Vietnam unggul di menit 39 melalui Nguyen Le Phat namun disamakan Junior Ndiaye menit 42. Lalu di menit 62 Vietnam kembali memimpin melalui gol Nguyen Dinh Bac walau sekali lagi disamakan Mansoor Al-Menhali menit 68. Pada akhirnya gol Pham Minh Phuc di menit 101 menjadi penentu kemenangan bagi skuad Vietnam.
Cina sendiri lolos ke semifinal setelah mengalahkan Uzbekistan melalui adu penalti, Sabtu 17 Januari. Kedua tim bermain imbang 0-0 sepanjang laga, namun Cina lantas menang 4-2 di babak adu penalti tersebut.
Liu Haofan, Peng Xiao, Xiang Yuwang, dan Wang Bohao sukses mencetak gol ke gawang Uzbekistan. Hanya eksekutor keempat yaitu Yang Haoyu yang menemui kegagalan. Dari tim Uzbekistan sendiri hanya Sardor Bakhromov dan Saidumarkhon Saidnurullaev yang mencetak gol.
Babak semifinal AFC U23 tentu bukan hal baru bagi Vietnam. Mereka pernah mencapai fase ini di AFC U23 2018. Bahkan saat itu Vietnam menembus final walau gelar juara gagal dibawa pulang karena kalah dari Uzbekistan.
Bagi Cina, ini adalah pengalaman pertama mereka lolos hingga semifinal. Pertandingan nanti juga akan menjadi pertama kalinya Cina dan Vietnam berhadapan di Piala Asia U23.
“Ini sangat emosional. Dalam hidup para pemain dan pelatih, hanya ada sedikit momen seperti ini. Kami sangat senang dengan semua pemain karena keberhasilan ini menjadi sejarah bagi kami,” ucap pelatih Cina, Antonio Puche, di website AFC.
