Situasi makin memanas setelah Cyrus Margono resmi berpisah dengan KF Dukagjini. Informasi tersebut dibagikan akun @nusantara.ballers pada akhir November 2025, menegaskan bahwa sang kiper kini berstatus bebas transfer. Artinya, siapa pun yang bergerak lebih cepat dan menawarkan paket paling menarik, berpeluang besar memenangkan persaingan.
Di Persib, Cyrus berpotensi menjadi penantang serius Teja Paku Alam, sekaligus solusi untuk merapikan slot asing yang selama ini dinilai kurang efektif. Sementara di Persija, ia bisa menjadi proyek jangka panjang atau bahkan opsi utama jika manajemen berani mengambil keputusan besar.
Kini publik menanti jawabannya: apakah Persib benar-benar akan menyambut “berlian baru”, atau justru Persija yang sukses menikung di tikungan terakhir? Bursa transfer kali ini jelas bukan sekadar soal kiper – ini soal gengsi dua raksasa.
