RADARCIREBON.TV – Manajemen PSS Sleman turut prihatin atas insiden pelemparan batu yang menimpa bus Persela Lamongan setelah pertandingan pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (18/1/2026).
Insiden tersebut berlangsung di wilayah Klaten, Jawa Tengah ketika rombongan Persela dalam perjalanan pulang menuju Lamongan.
Pada pernyataan resminya, manajemen Super Elang Jawa mengaku menyayangkan kejadian itu.
Baca Juga:Percaya Diri John Herdman, Timnas Indonesia Dibidik Ikuti Kesuksesan KanadaResmi Hengkang dari Persija Jakarta, Gustavo Franca Perkuat Arema FC sampai Akhir Musim
“Manajemen PSS Sleman menyayangkan dan turut prihatin atas insiden pelemparan batu yang menimpa bus tim Persela Lamongan pada Minggu, 18 Januari 2026 di wilayah Klaten, Jawa Tengah, saat perjalanan kembali menuju Lamongan,” bunyi pernyataan resmi PSS Sleman, Selasa (20/1/2026).
Insiden pelemparan batu itu mengakibatkan kerusakan minor pada kaca bus Persela. Walau begitu, rombongan tetap dapat melanjutkan perjalanan sampai tiba di tujuan dengan selamat.
“Berdasarkan informasi yang diterima, insiden tersebut mengakibatkan kerusakan minor pada kaca bus. Meski demikian, bus tetap dapat melanjutkan perjalanan hingga tujuan, dan dipastikan tidak terdapat korban dalam kejadian tersebut,” lanjut pernyataan itu.
Manajemen PSS menegaskan peristiwa itu terjadi di luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Walau demikian, Laskar Sembada tetap menyampaikan keprihatinannya dan simpatik atas apa yang dialami tim tamu.
“Manajemen PSS Sleman menggarisbawahi bahwa insiden ini terjadi di luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun demikian, kami tetap menyampaikan empati dan keprihatinan atas kejadian yang menimpa tim tamu,” tulis PSS lagi.
Di samping itu, Tim Elang Jawa mengapresiasi respons cepat dan dukungan masyarakat sekitar yang turut membantu menjaga kondusivitas sampai kondisi dapat dikendalikan.
“Kami mengapresiasi respons cepat serta dukungan dari masyarakat sekitar yang turut membantu menjaga kondusivitas sehingga situasi dapat terkendali dengan baik,” lanjutnya.
Baca Juga:Meniru Langkah Persija Jakarta, Borneo FC Datangkan Striker Baru Melalui Skema PinjamanBojan Hodak Angkat Suara soal Transfer Persib Bandung, Sinyal Kedatangan Pemain Baru?
Manajemen Laskar Sembada berharap insiden serupa tidak terulang lagi dan menjadi perhatian bersama seluruh pihak demi kemajuan sepak bola Indonesia yang aman
“Kami berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang dan menjadi perhatian bersama seluruh pihak demi kemajuan sepak bola nasional,” harapnya.
Insiden tersebut menjadi catatan penting bagi semua pihak untuk meningkatkan keamanan dan menjaga sportivitas, baik di dalam atau luar stadion demi terciptanya atmosfer sepak bola yang nyaman dan aman.
