RADARCIREBON.TV – Bulgaria menjadi salah satu lawan paling menantang bagi Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Bukan hanya karena status mereka sebagai tim Eropa, tetapi juga karena catatan sejarah yang kurang bersahabat: Skuad Garuda belum pernah sekalipun meraih kemenangan atas tim berjuluk The Lions tersebut.
Indonesia ditunjuk FIFA sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada jeda internasional Maret-April. Turnamen mini ini mempertemukan empat tim dari konfederasi berbeda, yakni Indonesia, Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Di atas kertas, Bulgaria jelas menjadi unggulan. Mereka menempati peringkat ke-87 FIFA, jauh meninggalkan Indonesia yang berada di posisi 122. Sementara dua peserta lainnya bahkan berada di luar 150 besar dunia. Namun yang membuat laga ini semakin panas adalah rekam jejak pertemuan kedua tim.
Baca Juga:Bau Eropa Makin Kental di FIFA Series 2026! Bulgaria dan Yunani Siap Jadi Lawan Berat Timnas IndonesiaPersib Sambut Berlian Baru? Persija Terancam Gigit Jari di Bursa Transfer Kiper Keturunan
Dalam catatan sejarah, Timnas Indonesia dan Bulgaria sudah dua kali berhadapan. Pertemuan pertama terjadi pada 1959 dan berakhir imbang tanpa gol. Sementara duel kedua pada laga uji coba tahun 1973 justru menjadi mimpi buruk bagi Indonesia setelah dihajar Bulgaria dengan skor telak 0-4.
Yang lebih menarik, pertemuan tahun 1959 ternyata menyimpan cerita panas di luar lapangan. Surat kabar Belanda Twentsche Courant edisi 24 Januari 1959 melaporkan tur Timnas Bulgaria ke Indonesia dengan tajuk sensasional: “Politie bewaakte hotel Bulgaarse voetballers in gevecht in Indonesia” atau “Polisi Menjaga Hotel, Pemain Bulgaria Terlibat Keributan di Indonesia.”
Bulgaria kala itu menjalani enam laga persahabatan melawan klub-klub lokal sebelum akhirnya menghadapi Timnas Indonesia di Jakarta pada 21 Januari. Empat laga awal berlangsung normal, namun dua pertandingan terakhir berubah menjadi penuh ketegangan dan keributan.
Pada laga kelima, bentrokan antar pemain pecah hingga menyebabkan kapten Bulgaria, Spiro Debarski, serta seorang pemain Indonesia dilaporkan tak sadarkan diri. Situasi memanas berlanjut ke laga pamungkas melawan Timnas Indonesia di Stadion Ikada.
Pertandingan berlangsung keras. Kiper Bulgaria, Nikola Parchanov, harus ditarik keluar akibat cedera tangan, sementara beberapa pemain Indonesia mengalami pendarahan di hidung. Kericuhan disebut dipicu kepemimpinan wasit yang buruk serta tekanan dari penonton yang terus mencemooh skuad Bulgaria.
