Aparat keamanan pun turun tangan. Polisi tambahan dikerahkan, tak hanya di stadion, tetapi juga di hotel tempat tim Bulgaria menginap demi mencegah insiden lanjutan.
Media Belanda lainnya, Het Binnenhof, turut memberitakan insiden tersebut dengan nada satir. Dalam edisi yang sama, mereka menurunkan judul menyindir: “Prettig Voetbal in Indonesie” atau “Sepak Bola yang Menyenangkan di Indonesia.”
Kini, puluhan tahun berselang, Bulgaria kembali datang ke Jakarta. Bedanya, kali ini dalam panggung resmi FIFA Series 2026. Pertanyaannya, apakah Timnas Indonesia mampu mematahkan kutukan sejarah, atau justru luka lama kembali terbuka?
