Studi Ungkap Populasi Nyamuk Terpengaruh Perubahan Iklim, Kenali Jenis-Jenis Nyamuk Pemicu Penyakit

apakah nyamuk terpengaruh perubahan iklim
Studi mengungkapkan bahwa nyamuk terpengaruh perubahan iklim. Foto: Ilustrasi/canva
0 Komentar

Pemanasan global memperpanjang musim aktif mereka, meningkatkan peluang penularan penyakit di Eropa dan Amerika Utara.

Di sisi lain, nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus—vektor demam berdarah, Zika, dan chikungunya—menunjukkan ketangguhan luar biasa di lingkungan perkotaan.

Suhu hangat, genangan air, dan kepadatan penduduk menjadikan kota sebagai habitat ideal bagi spesies ini, bahkan di negara yang sebelumnya tidak terbiasa dengan penyakit tropis.

Baca Juga:Juventus Pesta Gol, Emil Audero Kebobolan Lima Kali, Cremonese Alami Kekalahan Terbesar di Serie AJangan Lewatkan! Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Persib Bandung Putaran Kedua BRI Super League 2025/26

Ancaman Global yang Terus Berkembang

Secara keseluruhan, perubahan iklim bertindak sebagai katalisator yang mempercepat siklus hidup nyamuk dan memperluas wilayah jelajahnya.

Dampaknya memang bervariasi antar spesies, tetapi tren global menunjukkan satu kesamaan: risiko penyakit berbasis vektor semakin meningkat.

Nyamuk bukan sekadar bertambah atau berkurang jumlahnya, melainkan berubah strategi, beradaptasi, dan mencari wilayah baru.

Dalam konteks ini, perubahan iklim bukan hanya isu lingkungan, melainkan juga ancaman serius bagi kesehatan manusia di masa depan.

0 Komentar