DLH Kuras Overload Sampah Di TPS Desa Gebang – Video

DLH Kuras Overload Sampah Di TPS Desa Gebang
0 Komentar

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon melakukan langkah taktis dengan melakukan pengurasan total sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Desa Gebang, Kecamatan Gebang, Selasa pagi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon melakukan langkah taktis dengan melakukan pengurasan total sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Desa Gebang, Kecamatan Gebang, Selasa pagi.

Langkah darurat ini diambil menyusul kondisi TPS yang telah melampaui kapasitas akibat lonjakan volume sampah rumah tangga dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga:Truk Pengangkut Kertas Terbalik – VideoRuas Jalan Sindanglaut Paburan Di Desa Sigong Mulai Diperbaiki – Video

Terlihat tumpukan sampah yang sempat menggunung hingga mendekati badan jalan mulai dievakuasi. Belasan armada pengangkut sampah milik DLH dikerahkan secara intensif untuk membawa material sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir. Pengurasan ini dinilai krusial guna mencegah dampak buruk bagi kesehatan lingkungan serta gangguan kenyamanan bagi warga yang bermukim di sekitar lokasi.

Kuwu Gebang, Rusdi, menegaskan bahwa penanganan sampah tetap menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Desa Gebang. Namun, tidak menampik adanya ganjalan besar yang membayangi keberlanjutan program ini di tahun berjalan.

Petugas DLH wilayah timur, Aiman, mengungkapkan bahwa tingginya volume sampah di Gebang merupakan konsekuensi dari kepadatan penduduk yang tinggi. Aiman mengakui adanya kendala teknis di tingkat TPA dalam beberapa pekan terakhir yang sempat menghambat ritme pengangkutan di tingkat desa.

Untuk menuntaskan tumpukan tersebut dalam satu hari, DLH menerjunkan 15 armada sekaligus. Estimasinya, berapapun volume yang ada, pengurasan di TPS Gebang harus tuntas hari ini juga.

Pihak DLH terus mengimbau agar pemerintah desa mulai melirik sistem pengelolaan sampah mandiri.

Dengan tuntasnya pengurasan hari ini, diharapkan estetika dan kebersihan di Desa Gebang kembali normal, sembari menunggu skema pengelolaan jangka panjang yang lebih berkelanjutan di tengah keterbatasan anggaran desa.

0 Komentar