RADARCIREBON.TV- Para astronom telah mengonfirmasi tanggal pasti terjadinya gerhana Matahari total terlama di abad ini, fenomena langit yang akan memukau jutaan orang di seluruh dunia. Peristiwa ini dikenal sebagai eclipse of the century karena durasi totalitasnya yang panjang dan jarang terjadi sepanjang abad ke-21.
Gerhana total ini akan berlangsung pada 2 Agustus 2027, ketika Bulan bergerak tepat di antara Bumi dan Matahari, menyebabkan siang hari berubah menjadi gelap dalam jalur totalitas yang melintasi beberapa benua. Totalitasnya diperkirakan bisa mencapai sekitar 6 menit dan 23 detik, menjadikannya salah satu gerhana Matahari total terpanjang yang bisa diamati dari daratan dalam waktu lebih dari satu abad
Jadwal Gerhana Matahari Cincin Terdekat
Sementara itu, fenomena alam gerhana matahari cincin 2026 diprediksi akan berlangsung pada 17 Februari 2026. Pada pukul 04.56 pagi EST (04.56 WIB) tanggal 17 Februari, bulan akan mulai mengubah matahari menjadi ‘cincin api’ yang mengesankan selama gerhana matahari cincin. Gerhana maksimum, saat sebagian besar matahari tertutup, akan terjadi pada pukul 07.12 pagi EST (1212 GMT).
Baca Juga:Siap Masuk Indonesia! Bocoran Spesifikasi Vivo X3000 UltraKabar Gembira! Samsung Meluncurkan Samsung Galaxy S26 Ultra Salah Satu Smartphone Paling Diminati Tahun Ini
Melansir space.com, fenomena yang mencolok ini hanya akan terlihat oleh mereka yang mengamati dari dalam jalur cincin, jalur sepanjang 2.661 mil dan lebar 383 mil (4.282 x 616 kilometer). bulan akan menutupi sekitar 96 persen cakram matahari. Hanya sedikit yang akan menyaksikan gerhana ini.
Fase cincin hanya akan terlihat dari wilayah terpencil di Antartika. Penduduk di seluruh Antartika, bersama dengan sebagian Afrika selatan dan wilayah paling selatan Amerika Selatan, akan menyaksikan gerhana matahari parsial.
Beda Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin
Gerhana matahari terjadi saat bulan baru, ketika bulan sejajar sempurna di antara Bumi dan matahari, sehingga bayangannya jatuh ke planet kita. Dalam gerhana matahari total, bulan cukup dekat dengan Bumi sehingga tampak berukuran sama dengan — atau sedikit lebih besar dari — matahari, memungkinkan bulan untuk sepenuhnya menutupi cakram matahari dan mengubah siang menjadi malam untuk sementara waktu.
Gerhana cincin, sebaliknya, terjadi ketika bulan lebih jauh dari Bumi dalam orbitnya yang sedikit elips dan tampak sedikit lebih kecil dari matahari. Alih-alih menghalangi matahari sepenuhnya, gerhana cincin meninggalkan cincin cahaya matahari yang terang mengelilingi bulan — efek “cincin api” yang menakjubkan.
