RADARCIREBON.TV- Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia masih memilih KUR BRI. Suku bunga program pembiayaan bersubsidi pemerintah ini sangat kompetitif, mulai dari 3% hingga 6% efektif per tahun. Ini jauh lebih rendah daripada suku bunga pinjaman komersial yang dapat mencapai 12-20% per tahun.
Dengan target penyaluran yang signifikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor UMKM, Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan menjadi penyalur KUR terbesar pada tahun 2026. Program ini memberikan kesempatan emas bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya dengan beban cicilan yang ringan.
Dengan memahami informasi ini, Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengajukan pinjaman. Artikel ini akan membahas secara menyeluruh jenis-jenis KUR BRI, persyaratan pengajuan, simulasi angsuran, dan tips untuk mendapatkan pengajuan disetujui.
Baca Juga:Badminton Indonesia Masters 2026 Hari Ini 22 Januari: Jadwal Tanding 16 Besar, Live di RCTI dan StreamingRekap Hasil Pertandingan Badminton BWF Indonesia Masters 2026 Hari 2, Daftar Wakil yang Lolos Babak 16 Besar
Jenis-Jenis KUR BRI dan Plafon Pinjaman
Dengan ketentuan dan fitur yang berbeda-beda, BRI menyediakan berbagai skema KUR yang dapat disesuaikan dengan ukuran bisnis pemohon.
KUR Super Mikro merupakan skema yang ditujukan bagi pelaku usaha pemula dengan plafon pinjaman maksimal Rp10 juta per debitur. Keunggulan utamanya adalah suku bunga yang paling rendah, yaitu 3% efektif per tahun, dan tidak memerlukan agunan tambahan.
KUR Mikro menawarkan plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta per debitur. Suku bunga yang dikenakan sebesar 6% efektif per tahun untuk pinjaman pertama. Sama seperti KUR Super Mikro, skema ini juga tidak mewajibkan agunan tambahan.
KUR Kecil diperuntukkan bagi usaha yang lebih berkembang dengan plafon pinjaman mulai dari Rp100 juta hingga Rp500 juta per debitur. Untuk skema ini, biasanya diperlukan agunan tambahan berupa sertifikat tanah, BPKB kendaraan, atau aset lain yang nilainya setara dengan jumlah pinjaman.
| Jenis KUR | Plafon Pinjaman | Suku Bunga | Agunan | Tenor Maksimal |
| KUR Super Mikro | Maks. Rp10 juta | 3% per tahun | Tidak perlu | 3 tahun (KMK) / 5 tahun (KI) |
| KUR Mikro | Rp10 – Rp100 juta | 6% per tahun | Tidak perlu | 3 tahun (KMK) / 5 tahun (KI) |
| KUR Kecil | Rp100 – Rp500 juta | 6% per tahun | Diperlukan | 4 tahun (KMK) / 5 tahun (KI) |
| KUR TKI | Maks. Rp25 juta | 6% per tahun | Tidak perlu | Sesuai kontrak kerja (maks. 3 tahun) |
