RADARCIREBON.TV- Daftar lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 terdiri dari 3 negara yakni Bulgaria, St. Kitts Nevis dan Kepulauan Solomon. Jadwal FIFA Series 2026 diagendakan berlangsung pada FIFA Matchday bulan Maret 2026 mendatang.
Indonesia telah ditunjuk oleh FIFA sebagai salah satu tuan rumah uji coba internasional bertajuk ‘FIFA Series’ bersama 7 negara di kategori sepak bola putra. Daftar tuan rumah FIFA Series 2026 antara lain Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Untuk memberikan kesempatan untuk pertandingan FIFA Matchday antara konfederasi, FIFA Series dibuat. Ajang ini akan menjadi debut pelatih baru John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Baca Juga:Misi Rebut Kembali Tahta! Daftar Pemain Voli Putri Bandung BJB Tandamata Proliga 2026 dan Nomor PunggungSiap Pertahankan Juara! Inilah Daftar Pemain Voli Putra Jakarta LavAni Proliga 2026: Posisi dan Nomor Punggung
Format FIFA Series 2026 belum diumumkan oleh FIFA, namun jika melihat pada edisi 2024, setiap tim akan bertanding sebanyak 2 kali. Jadwal pertandingan biasanya ditentukan berdasarkan ranking FIFA atau hasil undian.
Daftar Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
FIFA telah mengumumkan calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 pada Senin (19/2/2026). Mereka berasal dari 3 konfederasi berbeda, yakni: Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Timnas Indonesia ditunjuk FIFA sebagai salah satu tuan rumah uji coba internasional bertajuk ‘FIFA Series’ bersama 7 negara lainnya di kategori sepak bola putra. Jadwal FIFA Series 2026 digelar pada FIFA Matchday bulan Maret 2026.
FIFA Series menjadi kesempatan bagi tim-tim anggota FIFA untuk bertanding melawan negara dari konfederasi yang berbeda. Ajang FIFA Series juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan teknis, pengembangan organisasi, dan pertukaran global di dunia sepak bola.
Menurut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kepercayaan FIFA terhadap Indonesia menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan maksimal untuk menguji kemampuan Timnas Indonesia dengan lawan yang memiliki gaya main berbeda.
“Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun timnas yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” ungkap Erick Thohir dikutip dari laman resmi PSSI.
