RADARCIREBON.TV- Kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen resmi berseragam Girona, klub Liga Spanyol yang juga berbasis di Katalan, dengan status pinjaman sampai 30 Juni 2026.
Hal itu disampaikan langsung manajemen Barcelona melalui pernyataan resminya di laman klub, Rabu.
Seiring dengan rilis tersebut, Barcelona menyampaikan pencapaian-pencapaian Ter Stegen bersama Barcelona.
Baca Juga:Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026 Resmi Dirilis, Musim Terakhir Era Mesin 1000 ccJadwal Penukaran Uang Baru 2026 untuk Lebaran, Ini Aturan dan Syarat dari Bank Indonesia
Penjaga gawang asal Jerman tersebut didatangkan Barcelona dari klub Jerman Borussia Moenchengladbach pada Mei 2014.
Seiring perjalanan kariernya di Barcelona, pria berusia 33 tahun itu ikut mempersembahkan tiga gelar juara dalam semusim (treble winners) pada musim 2014/2015 di bawah asuhan pelatih Luis Enrique.
Selama memperkuat Barcelona, Ter Stegen ikut mempersembahkan beragam trofi juara termasuk enam Liga Spanyol, enam Piala Raja.
Ter Stegen juga koleksi empat Piala Super Spanyol, satu Liga Champions UEFA, satu Piala Super Spanyol dan satu Piala Dunia Antarklub.
Marc-Andre ter Stegen juga tercatat sebagai kiper dengan penampilan terbanyak kedua untuk Barcelona (423 kali), di bawah Victor Valdes (534 kali).
Pada musim 2025/2026, Ter Stegen hanya bermain satu kali untuk Barcelona, sementara musim lalu cuma sembilan kali.
Cedera parah yang dialami sejak tahun 2024 ikut memengaruhi penurunan performa Ter Stegen bersama Barca.
Baca Juga:Yamaha Lexi 2026 Hadir dengan Spesifikasi Baru, Tampil Lebih Premium dan Modern, Cek HarganyaDana BOS 2026 Tahap 1 Resmi Cair, Sekolah Wajib Lapor BKU Sebelum 31 Januari
Ditambah lagi, Barcelona kini memiliki penjaga gawang utama tangguh yakni Joan Garcia dan Wojciech Szczesny sebagai pelapis.
Di luar dua nama itu, ada kiper jebolan La Masia Diego Kochen yang kini mengisi posisi penjaga gawang ketiga.
Ter Stegen menanggapi kepindahannya ke Girona dengan emosional. Melalui akun media sosial resminya, dia mengaku berat untuk hijrah dari Barcelona.
“Banyak sekali memori dan emosi yang ada di kepala saya. Hampir 12 tahun klub ini, terutama ruang ganti ini, menjadi rumah saya. Tempat di mana saya tumbuh sebagai seorang pesepak bola sekaligus manusia,” kata dia.
Ter Stegen tidak bisa melupakan semua kenangannya di Barcelona, baik di klub, kota, maupun di lingkungannya.
“Saya memahami bahwa masa-masa sulit dapat menimbulkan ketegangan, tetapi saya yakin bahwa, melalui dialog dan tanggung jawab, kita dapat menyelesaikan situasi ini secara konstruktif.” Tulisnya.
