Ibadah Bulan Sya'ban: Menyambut Berkah Sebelum Kedatangan Ramadan

Ibadah Bulan Sya'ban
Bulan Sya'ban adalah waktu yang penuh berkah untuk memperbanyak ibadah dan mempersiapkan diri menyambut Ramadan. Foto: Ilustrasi AI
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bulan Sya’ban, bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, memiliki tempat istimewa dalam hati umat Islam. Disebut sebagai “jembatan” antara bulan Rajab dan Ramadan, ia tidak hanya menjadi periode persiapan menyambut bulan puasa yang penuh berkah, tetapi juga menyimpan berbagai keutamaan dan amalan ibadah yang sangat dianjurkan. Nilai spiritual dari bulan Sya’ban terletak pada kesempatan untuk membersihkan diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan menyegarkan komitmen ketaatan sebelum memasuki fase ibadah yang lebih intens.

Keutamaan Bulan Sya’ban

Secara sejarah dan kitab suci, bulan Sya’ban memiliki sejumlah keistimewaan yang membuatnya berbeda dari bulan-bulan lainnya:

• Amalan setiap manusia diangkat kepada Allah SWT pada bulan ini.

• Ketetapan umur dan rezeki untuk tahun mendatang disusun kembali.

Baca Juga:iPhone 18 Pro: Bocoran Spesifikasi, Desain, dan Harapan Pengguna yang DinantiVivo X300 Ultra: Flagship dengan Sensor Kamera Canggih dan Baterai Jumbo yang Dinanti

• Terjadi peristiwa berpindahnya kiblat dan turunnya ayat yang menganjurkan membaca shalawat.

• Malam Nisfu Sya’ban (malam pertengahan bulan) termasuk dalam kategori “malam-malam yang lebih baik dari seribu bulan”. Pada malam itu, Allah turun ke langit dunia untuk mengampuni dosa, memberikan rezeki, dan menyembuhkan orang yang sedang dalam cobaan.

Amalan Ibadah yang Dianjurkan

1. Puasa Sunnah

Rasulullah SAW lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban dibandingkan bulan lainnya kecuali Ramadan. Puasa dapat dilakukan:

• Setiap hari sesuai kemampuan.

• Secara khusus pada tanggal 15 (Nisfu Sya’ban).

2. Membaca Al-Qur’an dan Zikir

• Memperbanyak membaca Al-Qur’an untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

• Menjalankan dzikir, istighfar (memohon ampun), dan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW secara rutin.

3. Shalat Sunnah

• Melakukan shalat sunnah seperti Tahajud pada malam hari.

• Memperbanyak shalat malam khususnya pada Malam Nisfu Sya’ban.

4. Sedekah dan Silaturahmi

• Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan sebagai bentuk penyucian diri dan kepedulian sosial.

• Merawat tali silaturahmi, meminta maaf kepada orang yang telah disakiti, dan mempererat hubungan antar sesama.

5. Kegiatan Khusus Malam Nisfu Sya’ban

Di Indonesia, tradisi menghidupkan malam ini meliputi:

• Membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali.

0 Komentar