Gagal Digelar di Solo, Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia BWF Junior 2026

foto
Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto (dok. PBSI)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026. Padahal awalnya Solo, Jawa Tengah sudah ditunjuk jadi lokasi buat ajang bergengsi ini, tapi akhirnya PBSI terpaksa mengembalikan mandatnya ke BWF (Federasi Bulutangkis Dunia). Artinya, Indonesia resmi batal menggelar Kejuaraan Dunia Junior 2026.

Kenapa Bisa Batal?

Bukan karena nggak sayang sama bulutangkis, tapi PBSI bilang ada “kondisi yang nggak bisa dihindari.” Daripada dipaksain tapi hasilnya nggak maksimal, PBSI milih buat ambil langkah berani dengan mundur sebagai tuan rumah.

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, mengakui bahwa keputusan ini berat, tapi harus diambil demi tanggung jawab bersama.

Baca Juga:Pemain Malaysia Diteror Usai Indonesia Masters 2026, Ong Yew Sin Diminta Pensiun hingga Diancam SajamLaga 70 Menit di Istora, Jafar/Felisha Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026

“Keputusan untuk mengembalikan hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 diambil setelah melalui pertimbangan yang sangat matang dan diskusi internal yang komprehensif,” kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/1/2026).

Sudah dipikir matang-matang: Bukan keputusan emosional, tapi hasil diskusi panjang di internal PBSI.

Demi kebaikan semua: PBSI pengen kejuaraan ini tetap berjalan sukses, meskipun bukan di Indonesia.

Tetap dukung BWF: Walau batal jadi tuan rumah kali ini, PBSI janji bakal tetap loyal dan dukung program-program BWF lainnya.

Selain itu, PBSI juga mengakui peran besar BWF dalam mendorong perkembangan dan kemajuan bulutangkis di level dunia.

“PBSI tetap berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh program dan kejuaraan internasional yang diselenggarakan oleh BWF. Hubungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pengembangan bulutangkis dunia di masa mendatang,” lanjutnya.

PBSI Minta Maaf

Nggak cuma sekadar balikin status tuan rumah, PBSI juga secara resmi minta maaf ke BWF dan komunitas bulutangkis dunia. Mereka sadar kalau pembatalan ini pasti bikin repot atau kecewa beberapa pihak. Tapi intinya, hubungan Indonesia sama BWF tetap baik-baik saja dan bakal tetap kerja sama buat majuin badminton dunia.

Baca Juga:Siap-siap War! Tiket Kereta Lebaran 2026 Mulai Dijual 25 Januari Besok!Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Arsenal vs MU, Man City Dibayangi Tekanan

Singkatnya: PBSI memilih “mundur demi kebaikan” supaya kualitas turnamen junior ini tetap terjaga, walau harus bikin fans di Solo dan sekitarnya gigit jari buat sementara.

0 Komentar