Kuwu Dituntut Adaptif Sikapi Anjloknya Transfer Dana Desa – Video

Kuwu Dituntut Adaptif Sikapi Anjloknya Transfer Dana Desa
0 Komentar

Dana Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon, terpangkas efisiensi sebesar tujuh puluh persen. Pembangunan infrastruktur tersendat, honor lembaga hilang.

Pemerintah Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, tetap mengoptimalkan sektor pelayanan terhadap masyarakat di tengah kepenatan disunatnya anggaran Dana Desa 2026. Tujuh puluh persen Dana Desa Mundu Pesisir terpangkas efisiensi akibat kebijakan pemerintah pusat.

Kuwu dituntut untuk adaptif dalam menyikapi anjloknya dana transfer ke desa akibat program pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih. Desa Mundu Pesisir sebelumnya memiliki anggaran Dana Desa sebesar satu miliar rupiah lebih, namun saat ini anjlok hingga tiga ratus juta rupiah.

Baca Juga:BPJS PBI Dinonaktifkan, Forum Puskesos Mundu Bereaksi – VideoViral, Beredar Video Ciuman Sesama Jenis Di Klub Malam Cirebon – Video

Kuwu Mundu Pesisir, Khaeruj, menjelaskan, anjloknya Dana Desa tidak hanya berdampak langsung terhadap rencana pembangunan desa, terutama infrastruktur. Namun, honor lembaga seperti RT, RW, Linmas, MUI, guru ngaji, guru PAUD, hingga imam mushola pun secara otomatis hilang karena tidak ada anggaran.

Sementara, Pemerintah Desa Mundu Pesisir berharap ada arah perubahan kebijakan yang berpihak pada desa, terlebih desa biasanya sudah-sudah merencanakan pembangunan hingga lima tahuj ke depan yang tertuang dalam RPJMDes. Kuwu juga meminta kepada bupati dan pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi desa kepada pemerintah pusat agar ada perubahan kebijakan dan tidak hanya berfokus pada Koperasi Desa Merah Putih.

0 Komentar