RADARCIREBON.TV- Pernah nggak sih lagi asik scrolling medsos, tiba-tiba dapet SMS atau chat WhatsApp dari nomor nggak dikenal yang nawarin pinjaman dana cepat? “Butuh modal? Cair 5 menit cuma modal KTP!” Kedengerannya menggiurkan banget, apalagi kalau dompet lagi tipis-tipisnya.
Tapi hati-hati, Sob! Bukannya dapet solusi, yang ada malah dapet masalah baru kalau kamu kejebak sama yang namanya Pinjol Ilegal. Biar nggak kena zonk, yuk kenalin ciri-ciri pinjol nakal yang harus kamu hindari:
1. Nggak Terdaftar di OJK
Ini syarat mati. Pinjol yang bener itu wajib terdaftar dan diawasi sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pinjol ilegal biasanya “kucing-kucingan”.
Baca Juga:Banyak yang Tertipu, Ini Cara Dapetin Saldo DANA Tambahan dengan AmanUpdate Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini, Stabil di Rekor Tertinggi
Mereka nggak punya izin resmi, jadi nggak ada aturan main yang jelas. Kalau mereka nggak berani pajang logo OJK yang asli (atau cuma hasil crop-an asal-asalan), mending langsung blokir aja.
2. Syaratnya Terlalu Gampang (Too Good to be True)
Biasanya mereka cuma minta foto KTP dan selfie. Nggak ada pengecekan riwayat kredit atau slip gaji sama sekali. Ingat ya, sesuatu yang terlalu gampang itu patut dicurigai. Mereka sengaja bikin gampang biar kamu cepet “masuk perangkap”.
3. Bunga dan Denda yang “Mencekik”
Ini nih yang bikin nangis darah. Pinjol ilegal sering kasih bunga yang nggak masuk akal, bisa naik tiap hari!
Belum lagi biaya adminnya yang gede banget di awal. Misalnya kamu pinjam Rp1 juta, yang cair cuma Rp600 ribu, tapi kamu harus balikin Rp1,5 juta dalam waktu seminggu. Kan ngeri!
4. Maksa Akses Kontak dan Galeri HP
Pas kamu instal aplikasinya, mereka bakal minta izin akses ke kontak, galeri foto, bahkan lokasi. Tujuannya apa?
Buat senjata mereka kalau kamu telat bayar. Mereka nggak ragu buat nyebarin data pribadi kamu atau neror semua orang yang ada di kontak HP kamu.
5. Penagihan yang Kasar dan Tidak Manusiawi
Kalau telat sehari aja, mereka nggak cuma telepon baik-baik. Mereka bakal maki-maki, ngancem, bahkan bikin grup WhatsApp yang isinya temen-temen kamu buat ngerendahin kamu. Ini udah masuk tahap pelecehan mental.
