RADARCIREBON.TV- Sya’ban termasuk bulan yang memiliki keutamaan khusus dalam penanggalan Islam. Letaknya yang berada di antara dua bulan mulia, Rajab dan Ramadhan, membuatnya kerap terlewatkan oleh sebagian umat Islam.
Padahal, di dalamnya terdapat berbagai keistimewaan dan peristiwa penting. Karena itu, para ulama memberikan perhatian besar terhadap amalan-amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak pada bulan ini sebagai persiapan rohani dalam menyambut Ramadhan.
Terkait keutamaan bulan Sya’ban, Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds Al-Makki (wafat 1335 H) dalam salah satu karyanya menyebutkan bahwa Sya’ban termasuk bulan yang dimuliakan, sarat dengan keberkahan, dan dipenuhi berbagai kebaikan.
1. Melaksanakan puasa sunnah
Baca Juga:Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Naik 7000 per GramKabar Bahagia! Dibuka Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026, Buruan Daftar Sekarang Juga
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada Sya’ban adalah memperbanyak puasa sunnah. Anjuran ini bersandar pada kebiasaan Rasulullah SAW yang secara khusus meningkatkan puasa pada bulan tersebut.
2. Memperbanyak membaca Alquran
Selain dikenal sebagai bulan yang dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah, Sya’ban juga oleh sebagian ulama disebut sebagai bulan Alquran. Membaca Alquran pada dasarnya dianjurkan di setiap waktu, namun pada waktu-waktu yang dimuliakan, seperti Sya’ban, anjuran tersebut semakin ditekankan.
Imam Ibn Rajab Al-Hanbali (wafat 795 H) menjelaskan bahwa banyak ulama salaf memanfaatkan Sya’ban untuk memperbanyak tilawah Alquran.
3. Memperbanyak shalawat kepada Nabi SAW
Amalan penting lainnya yang dianjurkan untuk diperbanyak pada Sya’ban adalah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Bulan ini juga dikenal sebagai bulan sholawat, karena menurut para ulama, ayat perintah untuk bershalawat dalam Alquran diturunkan pada Sya’ban, yaitu:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzab: 56)
4. Memperbanyak istighfar
Amalan terakhir yang sangat dianjurkan pada Sya’ban adalah memperbanyak istighfar. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Hasani Al-Maliki (wafat 1425 H) menjelaskan bahwa istighfar merupakan zikir yang paling utama untuk diperbanyak, terutama pada waktu-waktu yang dimuliakan.
