Jadwal FIFA Series 2026 di Indonesia: Herdman Coret Pemain Persib & Persija, Garuda Terancam Pincang di SUGBK!

John Herdman
ig @seasiagoal
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Timnas Indonesia menghadapi ujian berat jelang tampil sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 23-31 Maret 2026. Turnamen internasional ini seharusnya menjadi panggung awal era baru di bawah pelatih John Herdman, namun situasi justru memanas setelah dua pemain penting dipastikan absen.

Dua nama besar dari Liga 1 yang harus dicoret adalah Shayne Pattynama (Persija Jakarta) dan Thom Haye (Persib Bandung). Absennya kedua pemain ini bukan karena cedera, melainkan akibat hukuman skorsing internasional. Sanksi dijatuhkan setelah keduanya melakukan protes keras kepada wasit usai laga panas Indonesia kontra Irak pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober 2025 lalu.

Hukuman tersebut membuat Pattynama dan Haye harus menepi selama empat pertandingan internasional. Konsekuensinya, mereka dipastikan tidak tampil dalam dua laga FIFA Series 2026 serta dua pertandingan FIFA Matchday Juni 2026. Publik pun harus menunggu hingga Piala AFF 2026 pada 24 Juli-26 Agustus 2026 untuk melihat keduanya kembali mengenakan seragam Garuda, apalagi kompetisi domestik diliburkan saat turnamen regional itu berlangsung.

Baca Juga:Bulgaria Siap Jadi Batu Sandungan Terbesar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ranking Jomplang hingga SosokHanya Dua Laga, Tekanan Langsung Besar! Timnas Indonesia Hadapi Misteri Lawan di FIFA Series 2026

Di FIFA Series nanti, Indonesia akan berhadapan dengan tiga tim dari konfederasi berbeda: Bulgaria (Eropa), Kepulauan Solomon (Oseania), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF). Namun, sesuai format turnamen, setiap tim hanya memainkan dua pertandingan. Artinya, Herdman harus benar-benar cermat menyusun strategi karena kesempatan uji coba sangat terbatas.

Berdasarkan ranking FIFA per Januari 2026, Indonesia masih berada di posisi ke-122 dunia dengan 1.144,73 poin. Posisi ini stagnan sejak Oktober 2025 karena minim laga internasional. Bulgaria menjadi peserta dengan ranking tertinggi (87 dunia), sementara Kepulauan Solomon berada di posisi 152 dan Saint Kitts and Nevis di peringkat 154.

Turnamen ini menjadi krusial karena hasil pertandingan akan berdampak langsung pada pembaruan ranking FIFA yang dijadwalkan pada 1 April 2026. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih tertinggal dari Malaysia, sementara Thailand dan Vietnam tetap menjadi dua kekuatan utama ASEAN di daftar ranking dunia.

Bagi Herdman, FIFA Series bukan sekadar ajang uji coba, melainkan panggung pembuktian awal. Absennya dua pemain berpengalaman memaksa pelatih asal Inggris itu menguji kedalaman skuad, fleksibilitas taktik, serta mental pemain muda. Setiap menit di lapangan SUGBK akan terasa seperti pertandingan kompetitif sesungguhnya. Hasil di turnamen ini bisa menjadi penentu arah kepercayaan publik terhadap proyek jangka panjang Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 dan mimpi besar tampil di Piala Dunia 2030.

0 Komentar