RADARCIREBON.TV – Persija Jakarta mengambil langkah strategis di tengah bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 dengan secara resmi mengakhiri kontrak kerja sama bersama bek kiri asal Brasil, Alan Cardoso. Keputusan ini diumumkan oleh manajemen klub pada Selasa, 27 Januari 2026, dan menjadi salah satu momen besar dalam perombakan skuad Macan Kemayoran menjelang putaran kedua kompetisi.
Manajemen klub menyampaikan bahwa pemutusan kontrak ini dilakukan atas kesepakatan bersama kedua pihak. Alan Cardoso tidak lagi menjadi bagian dari Persija Jakarta setelah setengah musim bermain untuk klub ibu kota, meski kariernya bersama Macan Kemayoran terbilang profesional dan memberikan kontribusi nyata di lini pertahanan.
Perjalanan dan Statistik Alan Cardoso di Persija
Alan Cardoso diboyong Persija pada awal musim 2025/26 dari klub Brasil Confianca, menjadi bagian dari gelombang pemain asing yang dihadirkan untuk memperkuat skuad dalam persaingan liga domestik. Selama berada di Jakarta, bek kiri berusia 28 tahun itu tampil dalam 18 pertandingan bersama Persija. Dari total waktu bermain sekitar 860 menit, ia mencatatkan satu assist serta statistik defensif yang solid, termasuk 28 tekel, 28 intersep, dan 18 sapuan, menunjukkan konsistensi dalam peran pertahanan tim.
Baca Juga:Man of the Match Como vs AC Milan: Adrien Rabiot Unggul Usai Dua Gol Penentu Kemenangan RossoneriMan of the Match Racing Santander vs Barcelona: Lamine Yamal Jadi Penentu Kemenangan
Meski tidak mencetak banyak gol atau assist spektakuler, Cardoso dikenal sebagai pemain yang steady dan dapat diandalkan dalam mengisi flap lini kiri pertahanan Persija. Ia kerap menjadi pilihan starter dalam beberapa pertandingan awal musim, menunjukkan adanya kepercayaan dari staf pelatih terhadap kemampuan teknis dan taktisnya.
Alasan dan Dampak Pemutusan Kontrak
Keputusan untuk memutus kontrak Alan Cardoso diambil bukan karena performanya buruk, tetapi lebih disebabkan oleh perubahan kebutuhan tim di lini belakang. Salah satu faktor pendorongnya adalah kedatangan Shayne Pattynama, bek kiri yang juga mampu bermain di sisi sayap kiri dan tengah, yang membuat persaingan untuk satu posisi semakin ketat. Kedatangan Pattynama membuat manajemen menilai bahwa stok pemain di area itu sudah cukup, sehingga peluang menit bermain Cardoso terbatas.
Selain itu, pemain muda seperti Dony Tri Pamungkas juga menunjukkan performa kuat di beberapa laga, sehingga kombinasi tersebut memberi opsi lebih luas bagi pelatih dalam susunan pemain di sektor kiri pertahanan. Persaingan yang makin padat ini membuat klub harus mengambil keputusan strategis untuk merampingkan skuad demi menjaga keseimbangan serta fokus pada target juara di putaran kedua.
