RADARCIREBON.TV – Reaksi Pep Guardiola kembali menjadi topik pembicaraan setelah Manchester City berhasil mengalahkan Wolves di Premier League. Alih-alih menyoroti keberhasilan tim, pelatih tersebut malah mengekspresikan kekecewaannya terhadap keputusan dari wasit.
Guardiola telah dikenal sulit untuk diprediksi saat konferensi pers. Di beberapa kesempatan, ia terlihat tenang meski timnya mengalami hasil buruk, tetapi juga bisa meledak setelah kemenangan yang dinilai tidak terlalu mendebarkan.
Pola ini terlihat lagi akhir pekan lalu, ketika City kembali meraih kemenangan setelah menderita kekalahan menyakitkan dari Manchester United dan Bodo/Glimt, tetapi fokus pembicaraan setelah pertandingan justru beralih ke kontroversi seputar wasit.
Baca Juga:Curi Perhatian! Valentino Rossi Ungkap Track Day di Sirkuit Mandalika serta Persiapan Menuju MotoGP 2026Geger! Kylian Mbappe Senang Jika Layvin Kurzawa Gabung Persib, Simak Fakta berikut ini
Perubahan dalam sikap Guardiola terjadi ketika ia ditanya mengenai keputusan wasit Farai Hallam yang tidak memberikan penalti untuk dugaan handball, walau VAR sudah merekomendasikan untuk meninjau insiden tersebut.
Pelatih Wolves, Rob Edwards, justru memberikan pujian kepada Hallam dengan menyebutnya memiliki sikap yang tegas dan tetap pada keputusan yang diambil di lapangan.
Sebaliknya, Guardiola menyiratkan bahwa wasit mencari perhatian dan menjadikan insiden itu sebagai contoh terakhir dari keputusan yang merugikan timnya.
“Saya ingin tim melawan ini, meskipun mereka, para wasit, telah ada selama sembilan tahun, enam gelar Premier League yang telah kami peroleh,” ungkap Guardiola.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai upaya terbaru Guardiola untuk menciptakan mentalitas tertekan guna memacu semangat tim di sisa musim, yang oleh beberapa kalangan diperkirakan bisa menjadi musim terakhirnya bersama City.
