Sinyal Kuat! John Herdman Bakal Dapat Amunisi Baru, Jordy Wehrmann Selangkah Lagi Menuju Timnas Indonesia di F

Jordy Wehrmann
ig @jordywehrmann
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Angin segar berembus ke skuad Timnas Indonesia jelang gelaran FIFA Series 2026. Pelatih Garuda, John Herdman, dikabarkan berpeluang mendapat tambahan kekuatan baru di lini tengah, dan sosok tersebut bukan pemain biasa. Nama Jordy Wehrmann, mantan jebolan akademi Feyenoord Rotterdam, muncul sebagai kandidat kuat pemain naturalisasi terbaru Merah Putih.

Kabar ini mencuat setelah YouTuber yang dikenal aktif membahas perkembangan pemain diaspora Indonesia, Yussa Nugraha, menghubungi langsung Wehrmann. Dalam percakapan itu, gelandang berdarah Belanda-Indonesia tersebut memberikan respons yang membuat suporter Garuda optimistis.

“Ya, seharusnya prosesnya sudah berjalan,” ujar Jordy Wehrmann terkait naturalisasi menjadi WNI, seperti dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha, Senin (26/1/2026).

Baca Juga:Jadwal FIFA Series 2026 di Indonesia: Herdman Coret Pemain Persib & Persija, Garuda Terancam Pincang di SUGBK!Bulgaria Siap Jadi Batu Sandungan Terbesar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ranking Jomplang hingga Sosok

Jika proses naturalisasi itu benar-benar rampung dalam waktu dekat, kehadiran Wehrmann bisa menjadi solusi penting bagi kebutuhan taktik Herdman. Pemain berusia 26 tahun ini dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang tenang, akurasi umpan yang baik, serta kecerdasan membaca permainan. Ia bukan hanya gelandang bertahan murni, tetapi juga tipe pengatur ritme yang mampu menjaga tempo pertandingan.

Karakter seperti ini sangat cocok dengan skema 3-4-3 racikan Herdman yang mengandalkan keseimbangan lini tengah. Dalam sistem tersebut, gelandang dituntut tidak hanya kuat dalam duel, tetapi juga cerdas dalam transisi menyerang. Wehrmann dinilai punya kapasitas menjalankan peran itu, bahkan bisa berduet dengan Joey Pelupessy atau Ivar Jenner untuk menciptakan kombinasi lini tengah yang solid dan modern.

Kehadiran Wehrmann juga menjadi krusial karena Timnas Indonesia saat ini kehilangan Thom Haye yang harus menjalani hukuman skorsing empat laga internasional hingga Juni 2026. Kekosongan peran pengatur tempo jelas menjadi perhatian serius Herdman, dan Wehrmann bisa menjadi jawaban jangka pendek sekaligus investasi jangka panjang.

Dari sisi performa klub, statistik Wehrmann cukup menjanjikan. Bersama Madura United di Super League 2025-2026, ia telah mencatat tiga gol dan tiga assist dari 18 pertandingan. Catatan ini menunjukkan kontribusinya tak sebatas menjaga aliran bola, tetapi juga berbahaya saat masuk ke area serang.

Meski demikian, semua masih bergantung pada proses administrasi. Jika naturalisasi belum selesai sebelum FIFA Series 2026, Wehrmann kemungkinan baru bisa tampil pada FIFA Matchday Juni 2026. PSSI pun dituntut bergerak cepat agar Herdman bisa segera mengintegrasikannya ke dalam tim.

0 Komentar