RADARCIREBON.TV – Gelora Istora Senayan kembali menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru bagi dunia bulu tangkis tanah air. Alwi Farhan, talenta muda yang menjadi tumpuan tunggal putra Indonesia, sukses mengukir prestasi gemilang dengan merengkuh gelar juara di ajang Indonesia Masters 2026. Keberhasilan ini tidak hanya membawa trofi ke pelukan ibu pertiwi, tetapi juga menjadi batu loncatan besar bagi karier profesionalnya di kancah internasional. Berdasarkan pembaruan peringkat terbaru yang dirilis oleh BWF, posisi Alwi melonjak drastis hingga kini berhasil menembus jajaran elit 15 besar dunia.
Kenaikan peringkat yang sangat signifikan ini merupakan buah manis dari konsistensi dan kerja keras Alwi sepanjang turnamen berlangsung. Tambahan poin yang sangat besar dari kemenangan di level Super 500 ini membuatnya melesat naik empat tangga dari posisi sebelumnya. Kini, dengan duduk di peringkat 15 dunia, Alwi Farhan resmi menyandang status sebagai salah satu pemain yang patut diwaspadai oleh para raksasa bulu tangkis global. Pencapaian ini sekaligus memutus penantian panjang bagi tunggal putra Indonesia lainnya untuk bisa bersaing di papan atas klasemen dunia mendampingi para seniornya.
Sepanjang perjalanan di Indonesia Masters 2026, Alwi menunjukkan mentalitas baja yang luar biasa. Di partai final, ia tampil begitu dominan saat menghadapi wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Tanpa memberikan banyak ruang bagi lawan untuk berkembang, Alwi menyelesaikan pertandingan dengan skor yang sangat mencolok melalui dua gim langsung. Kemenangan tersebut terasa kian spesial karena ia menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang berhasil naik ke podium tertinggi dalam edisi kali ini. Riuh dukungan penonton di Istora seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi Alwi untuk menunjukkan performa terbaiknya.
Baca Juga:Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.916.000 per Gram Hari Ini, 27 Januari 2026, Cek Daftar Terbarunya
Setelah meraih kesuksesan besar ini, Alwi Farhan mengaku sangat bersyukur dan merasa bahwa perjuangan panjangnya selama latihan mulai membuahkan hasil yang nyata. Ia mendedikasikan gelar juara tersebut untuk keluarga, tim pelatih, serta seluruh masyarakat Indonesia yang tidak henti-hentinya memberikan dukungan. Meskipun telah menembus peringkat 15 besar, pemain muda yang rendah hati ini menegaskan bahwa dirinya tidak ingin cepat berpuas diri. Baginya, pencapaian ini barulah langkah awal untuk meraih target-target yang lebih tinggi, termasuk menembus jajaran sepuluh besar dunia dan bersaing di turnamen level yang lebih elit lagi.
