Antisipasi Tiket Palsu, Persik Kediri Terapkan Sistem Tiket Gelang saat Jamuan Bali United

Persik Kediri
Antisipasi Tiket Palsu, Persik Kediri Terapkan Sistem Tiket Gelang saat Jamuan Bali United. (Foto. Instagram Resmi @persikfcofficial)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri mengambil langkah tegas untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penonton jelang laga melawan Bali United pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (30/1/2026) sore WIB.

Perubahan utama yang diterapkan Panpel Persik adalah penggunaan tiket gelang sebagai pengganti tiket barcode konvensional. Kebijakan ini diambil setelah adanya pengalaman kurang menyenangkan pada laga kandang sebelumnya kontra Persib Bandung, di mana ditemukan kasus pemalsuan tiket yang merugikan penyelenggara dan berpotensi mengganggu keamanan stadion.

Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo, menjelaskan bahwa penerapan tiket gelang merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pertandingan sebelumnya. Menurutnya, sistem barcode dinilai masih memiliki celah untuk disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:Ujian Kesabaran Maung Bandung! Persib Taklukkan PSBS dan Kembali ke PuncakCatatan Kandang Arsenal Pecah, Arteta Ungkap Perasaan Aneh Setelah Dikalahkan MU

“Penggunaan tiket gelang ini adalah hasil evaluasi dari laga-laga sebelumnya. Kami ingin meminimalkan risiko tiket palsu atau tiket ganda, terutama setelah adanya temuan pemalsuan dengan sistem barcode,” ujar Tri Widodo.

Dengan sistem baru ini, setiap penonton diwajibkan mengenakan gelang tiket di pergelangan tangan sebagai syarat masuk stadion. Panpel menilai metode tersebut lebih aman karena tiket tidak mudah dipindahtangankan maupun dipalsukan, sekaligus memudahkan petugas dalam melakukan pemeriksaan di pintu masuk.

Bagi suporter yang telah membeli tiket sebelumnya, Panpel menyediakan mekanisme penukaran tiket. Proses penukaran tiket gelang dapat dilakukan mulai H-1 pertandingan di Persik Store serta melalui masing-masing komunitas resmi Persikmania. Meski proses legalisasi tiket dinilai lebih panjang, Panpel memastikan hal tersebut justru memberikan rasa aman bagi penonton.

“Memang alurnya sedikit lebih panjang, tetapi ini demi kenyamanan bersama. Penonton juga lebih tenang karena tiket langsung melekat dan mudah dikenali,” jelas Tri Widodo.

Selain aspek keamanan, Panpel Persik memastikan bahwa seluruh perizinan pertandingan telah dikantongi, termasuk dari pihak kepolisian dan instansi terkait. Dengan demikian, laga Persik kontra Bali United diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik di dalam maupun di luar stadion.

Sejalan dengan penerapan sistem baru, Panpel juga telah membuka penjualan tiket sejak Senin (26/1/2026) pukul 16.30 WIB. Tiket dapat dibeli melalui kanal online, komunitas Persikmania, situs resmi klub, serta aplikasi perbankan yang telah bekerja sama.

0 Komentar