RADARCIREBON.TV – Pelatih Timnas Futsal Vietnam Diego Giustozzi merasa tidak puas terhadap fasilitas lapangan Indonesia di Piala Asia Futsal 2026.
Timnas Futsal Vietnam sesungguhnya tampil cukup impresif pada dua laga babak penyisihan Grup B kontra Kuwait dan Lebanon.
Walau sempat terseok ketika menghadapi Kuwait, Vietnam sukses memetik kemenangan dengan skor tipis 5-4 di Jakarta International Velodrome.
Baca Juga:Dua Kali Tanpa Klub, Layvin Kurzawa Kini Bangkit Bersama Persib Bandung Berkat Rencana Bojan HodakTiwi/Fadia Menang Kilat di Thailand Masters 2026, Ganda Putri Indonesia Siap Hadapi Dua Unggulan Teratas
Di tempat sama, Vietnam juga berhasil melibas Lebanon dengan skor telak 2-0, hasil itu membawa mereka bertengger di puncak klasemen sementara Grup B.
Walau demikian, Giustozzi mengaku tidak puas pada fasilitas lapangan Indonesia yang tersedia dalam ajang itu.
Mukanya, Giustozzi menyayangkan para pemain Vietnam kerap melakukan kesalahan sendiri saat memberikan umpan ke rekan setim.
Setelah itu, timnya bermain lebih baik dan berhasil mengumpulkan enam poin dari dua laga yang dihadapi.
“Ini adalah pertandingan yang menantang, tetapi para pemain saya mengontrol bola dengan baik dan secara proaktif memberikan tekanan di separuh lapangan lawan,” katanya.
“Kami hanya memiliki masalah di awal pertandingan, kurang akurat dalam umpan-umpan penting. Namun, tim bermain lebih baik setelah itu,” lanjut dia.
“Setelah dua pertandingan, tim futsal Vietnam memenangkan keduanya dan meraih 6 poin sempurna. Itu membuat saya senang dengan para pemain saya,” paparnya.
Baca Juga:Setelah Absen, Eliano Reijnders Siap Tancap Gas Bela Persib Bandung Lawan Persis SoloPersis Solo Tantang Persib Bandung, Jarak Klasemen Bak Langit dan Bumi
Saat bicara keluhan, media lokal Vietnam menyebut Giustozzi mengeluhkan kondisi lapangan yang disediakan Indonesia dinilai buruk untuk bermain.
Akan tetapi, Giustozzi sendiri mengaku lapangan yang tersedia tidak cocok dengan gaya bermain tim Vietnam.
“Salah satu masalah yang disebutkan oleh pelatih Diego Giustozzi adalah kondisi lapangan yang buruk di Velodrome Jakarta (di Jakarta, Indonesia), yang memengaruhi tim Vietnam,” jelas Giustozzi.
Dia menilai media Vietnam menggoreng pernyataan Giustozzi, dia mengaku tak menyebut lapangan di Indonesia buruk.
Sejatinya terdapat permasalahan internal Vietnam dengan gaya bermainnya, bukan karena lapangan bila mengacu pada pernyataan Giustozzi.
Pada laga berikutnya, Vietnam akan berhadapan dengan Thailand di Indonesia Arena, Giustozzi tentu sangat antusias dengan itu.
Dia meyakini lapangan yang berbeda akan membuat permainan Vietnam jauh lebih garang
