RADARCIREBON.TV- Dalam lanjutan pekan ke-19 kompetisi BRI Super League musim 2025/2026, Persib Bandung kembali memperlihatkan mental juara mereka ketika bertandang ke Stadion Manahan, Solo, menghadapi Persis Solo.
Pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 1-0 itu membuktikan bahwa dalam sepak bola modern, kemenangan bukan sekadar soal skor besar tetapi soal ketangguhan tim dalam kondisi apa pun. Dan di tengah sorak Bobotoh yang memadati tribun, nama Andrew Jung kembali menjadi sorotan utama, tidak hanya karena golnya, tetapi karena sikap dan mentalitas juara yang ditunjukkannya sepanjang laga.
Sundulan maut penyerang asal Prancis itu pada menit ke-39 menjadi satu-satunya momen gol dalam pertandingan tersebut. Gol yang lahir dari umpan silang terukur ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan simbol ketajaman dan konsistensi seorang striker yang terus berkembang sejak bergabung dengan Persib di musim panas lalu. Gol tersebut membawa Persib meraih tiga poin penuh yang sangat penting, bukan hanya untuk sekadar menjaga posisi di puncak klasemen, tetapi untuk memperlebar jarak mereka dari para pesaing terdekat di papan atas liga.
Baca Juga:Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Duel Sengit & Laga Penentu Seri Pontianak Menanti Pecinta Bola Voli Indonesia Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Level Rp2,6 Juta/Gram. Investor dan Masyarakat Ramai Respons!
Namun, yang menarik dari pernyataan Jung usai pertandingan bukan hanya soal gol itu sendiri, melainkan sikapnya yang penuh kedewasaan. Di sesi jumpa pers, Jung dengan tegas menyebut bahwa margin kemenangan bukanlah hal utama, yang terpenting adalah tim mampu pulang membawa tiga poin. Ia menyadari bahwa di kompetisi sebesar Super League, setiap pertandingan punya dinamika yang berbeda, dan kemenangan tipis pun tetap sangat berharga, apalagi ketika datang menghadapi perlawanan sengit dari tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Mentalitas Pemenang yang Tak Terlihat di Skor
Pernyataan Jung mencerminkan suatu karakter yang sering kali menjadi pembeda antara tim papan atas dan tim lain: kemampuan untuk menerima dan mensyukuri hasil positif meski tidak sempurna secara performa. Beberapa kali sepanjang laga, Persib menciptakan peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol tambahan. Namun, Persis Solo, yang di putaran kedua musim ini melakukan perubahan di kursi pelatih dan menyuntikkan beberapa amunisi baru menunjukkan pertahanan yang disiplin dan taktik yang membuat Persib harus bekerja keras untuk mengamankan skor kemenangan.
