Dalam perspektif fikih, istilah mandi taubat juga dikenal sebagai mandi bagi seseorang yang baru masuk Islam. Namun dalam konteks malam Nisfu Syaban, mandi taubat lebih dipahami sebagai amalan riyadhoh atau latihan spiritual untuk menyucikan diri secara lahir dan batin.
Bacaan Niat Mandi Taubat Nisfu Syaban 2026 & Tata Cara
Untuk mengamalkan amalan mandi taubat malam Nisfu Syaban ini, penting bagi kita yang hendak mengerjakannya, terlebih dahulu mengetahui tata cara mandi sunnah tadi sebagai berikut.
Membaca niat
Agar pelaksanaan mandi taubat lebih tertib dan khusyuk, umat Islam dianjurkan membaca niat sebelum mandi. Tidak terdapat satu niat baku yang diwajibkan, namun terdapat beberapa redaksi niat yang lazim digunakan.
Baca Juga:Jangan Lewatkan! Bacaan, Urutan Dzikir dan Doa Lengkap Malam Nisfu Syaban 2026Proliga 2026 Hari Ini 1 Februari: Jadwal Laga, Update Klasemen, dan Siaran Langsung di TV Moji
Terdapat dua versi niat mandi taubat Nisfu Syaban. Niat ini sebaiknya dibaca dengan penuh kesungguhan atau khusyuk sebelum melakukan mandi.
Berikut ini bacaan niat mandi taubat Nisfu Syaban:
“Nawaitul ghusla litthahhiri nafsi fi laylati nisfi Sya’ban lillahi Ta’ala.”
Artinya: “Aku berniat mandi untuk menyucikan diriku pada malam Nisfu Syaban karena Allah Ta’ala.”
“Nawaitul ghusla littaubati ‘an jami’i dzunubi.”
Artinya: “Aku berniat mandi taubat dari segala dosa zahir dan batin.”
Membasuh tangan
Basuh kedua tangan hingga pergelangan sebagai langkah awal dalam bersuci
Membersihkan bagian tubuh yang kotor
Bersihkan bagian tubuh yang terkena najis.
Mandi dengan tertib
Siram seluruh tubuh mulai dari kepala hingga ujung kaki dan pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat.
Baca Juga:Siapa yang Tanding Malam Ini? Cek Jadwal Sepak Bola 1-2 Februari 2026: Deretan Laga Seru TersajiJangan Sampai Keliru! Kapan Jadwal Sholat Nifsu Syaban 2026, Berapa Rakaat dan Baca Surat Apa?
Mengakhiri dengan doa
Usai mandi, baca doa untuk memohon keberkahan dan kesucian spiritual.
Doa setelah mandi: “Allahumma aj’alni minat-tawwabina waj’alni minal mutathahhirin.”
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan termasuk orang-orang yang menyucikan diri.”
