RADARCIREBON.TV- Doa buka puasa merupakan salah satu amalan yang sangat lekat dengan ibadah puasa, khususnya di bulan Ramadan.
Hampir setiap umat Islam menghafal lafaz doa ini sejak kecil dan melafalkannya menjelang azan magrib. Namun, di balik kebiasaan tersebut, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh makna, dasar hadis, serta keutamaan doa buka puasa dalam ajaran Islam.
Padahal, momen berbuka puasa bukan sekadar penanda berakhirnya menahan lapar dan dahaga, melainkan waktu yang memiliki nilai spiritual tinggi dan diyakini sebagai salah satu saat mustajab untuk berdoa.
Baca Juga:Samsung Galaxy S26 Series Mulai Disorot: Sinyal Evolusi Flagship Baru dan Arah Inovasi Samsung di Era AIiPhone 18 Pro Max Mulai Jadi Perbincangan: Arah Baru iPhone Masa Depan, Dari Desain hingga Teknologi AI
Dasar Anjuran Membaca Doa Buka Puasa
Dalam Islam, berbuka puasa dianjurkan untuk disegerakan ketika waktu magrib telah tiba. Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. Bersamaan dengan itu, Rasulullah SAW juga mencontohkan membaca doa ketika berbuka puasa.
Salah satu doa buka puasa yang paling dikenal berbunyi:
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Doa ini memiliki makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, bahwa puasa dilakukan karena-Nya, dengan keimanan kepada-Nya, dan berbuka dengan rezeki yang diberikan oleh-Nya.
Selain itu, terdapat pula doa yang diriwayatkan dalam hadis yang berbunyi:
“Dzahaba zh-zhama’u wabtallatil ‘uruq wa tsabatal ajru in syaa Allah.”
Artinya, rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah. Doa ini mencerminkan rasa syukur dan harapan atas diterimanya amal puasa yang telah dijalani sepanjang hari.
Waktu Berbuka sebagai Momen Mustajab
Salah satu keutamaan utama doa buka puasa adalah waktunya yang termasuk mustajab. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak ketika ia berbuka. Hal ini menjadikan momen menjelang dan saat berbuka puasa sebagai kesempatan berharga untuk memanjatkan doa, baik doa yang berkaitan dengan urusan akhirat maupun kebutuhan duniawi.
Baca Juga:Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syaban: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Makna Spiritual Menyambut Nisfu SyaBeasiswa LPDP 2026: Skema Pendanaan, Prioritas Studi, hingga Aturan Penerima Alami Sejumlah Perubahan Penting
Namun, dalam praktiknya, banyak orang justru melewatkan kesempatan ini karena terlalu fokus pada hidangan berbuka, aktivitas menyiapkan makanan, atau distraksi lainnya. Padahal, beberapa detik sebelum berbuka bisa dimanfaatkan untuk berdoa dengan khusyuk dan penuh pengharapan.
