RADARCIREBON.TV – Persib Bandung memberikan apresiasi tinggi kepada operator kompetisi I.League setelah keputusan penting diambil terkait penjadwalan pertandingan Liga domestik. Laga kontra Borneo FC Samarinda yang semula digelar pada pertengahan Februari 2026 resmi diundur karena waktunya dinilai terlalu berdekatan dengan agenda Persib di babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2 musim 2025/2026.
Awalnya, Maung Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 16 Februari 2026 dalam lanjutan pekan ke-21 liga. Namun di periode yang sama, Persib harus menjalani dua pertandingan krusial melawan wakil Thailand, Ratchaburi FC. Duel leg pertama akan digelar pada 11 Februari 2026 di kandang lawan, sementara leg kedua berlangsung sepekan setelahnya di Indonesia. Jarak waktu yang sangat sempit jelas berpotensi menguras fisik pemain.
Melihat situasi tersebut, I.League mengambil langkah dengan menyesuaikan jadwal. Pertandingan Persib vs Borneo FC kini digeser menjadi 15 Maret 2026, atau hanya beberapa hari sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H. Keputusan ini disambut positif oleh manajemen Persib yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap klub Indonesia yang berlaga di kompetisi Asia.
Baca Juga:Prediksi Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026: Benteng Kie Raha Siap Makan Korban Lagi?Bhayangkara FC Pede Hadapi Tekanan Kandang Malut United, Targetkan Poin Penting
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan rasa terima kasih atas komunikasi terbuka dari operator liga. Menurutnya, penyesuaian jadwal bukan sekadar membantu dari sisi teknis, tetapi juga menunjukkan adanya kepedulian terhadap perjuangan klub membawa nama Indonesia di level internasional. Ia menilai kolaborasi seperti ini penting agar wakil Indonesia bisa tampil lebih maksimal tanpa terbebani jadwal yang terlalu padat.
Tak hanya laga melawan Borneo FC, skema penyesuaian lanjutan juga disebut telah disiapkan. Jika Persib mampu melangkah lebih jauh di ACL 2, pertandingan melawan Persebaya Surabaya dan Persik Kediri pada periode Maret hingga April 2026 berpotensi ikut dijadwalkan ulang. Hal ini menunjukkan adanya fleksibilitas demi menjaga keseimbangan antara kompetisi domestik dan internasional.
Manajemen Persib menegaskan bahwa sinergi antara klub, operator liga, dan seluruh pemangku kepentingan akan memberikan dampak luas bagi sepak bola nasional. Bukan hanya satu tim yang diuntungkan, tetapi citra sepak bola Indonesia secara keseluruhan juga ikut terangkat ketika klub mampu bersaing di Asia.
