CIREBON – Kegiatan Youth Parliamentary Chapter Cirebon yang diikuti para pelajar se-Kabupaten Cirebon disambut antusias. Pasalnya, dalam kesempatan tersebut dibahas banyak hal tentang beragam peran pemuda khususnya para pelajar dalam rangka mengawal kebijakan daerah yang pro rakyat. Hadir sebagai pembicara diantaranya Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Cirebon, HR Hasan Basori SE MSi, Asda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Cirebon Nanan Abdul Manan SSTP MSi dan Akademisi UGJ Cirebon Dr M Sigit Gunawan SH MKn.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr Sophi Zulfia SH MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pelaksanaan Youth Parliamentary Chapter Cirebon yang dihadiri para pelajar se-Kabupaten Cirebon dikemas lewat forum diskusi yang sangat strategis. Apalagi, didalamnya, kata Sophi, membahas pembangunan infrastruktur Kabupaten Cirebon dari perspektif generasi muda.
“Pembangunan infrastruktur bukan semata soal jalan, jembatan, irigasi, atau gedung semata. Lebih dari itu, infrastruktur adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta konektivitas antarwilayah,” ujar Sophi dalam sambutannya.
Baca Juga:DPRD Rekomendasikan Pengelolaan Parkir Gandeng Pihak Ketiga – VideoSMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon Adakan MHQ – Video
Kabupaten Cirebon sebagai daerah yang memiliki posisi strategis, lanjut Sophi, tentu membutuhkan perencanaan dan pengawasan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Di sinilah peran penting generasi muda. Youth Parliamentary bukan sekadar forum simulasi parlemen, tetapi ruang pembelajaran demokrasi, tempat lahirnya gagasan kritis, dan wadah membangun kepedulian terhadap persoalan daerah,” tegasnya.
Sophi meyakini, pemuda hari ini adalah pemimpin dan pengambil kebijakan di masa depan. Maka, kata dia, sejak dini harus dibiasakan untuk berpikir solutif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, saya menyambut baik diskusi ini. DPRD sangat terbuka terhadap aspirasi, ide, dan masukan dari generasi muda, khususnya terkait pembangunan infrastruktur. Pemikiran kritis anak muda sangat dibutuhkan agar kebijakan yang lahir tidak hanya bersifat teknokratis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat,” paparnya.
Pihaknya berharap, melalui diskusi ini, para peserta dapat menyampaikan pandangan, kritik, dan rekomendasi yang membangun. Jangan ragu untuk menyuarakan ide-ide inovatif demi Kabupaten Cirebon yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
