Resmi! Persis Solo Datangkan Dimitri Lima, Gelandang Brasil Eks Timnas U-17 Siap Selamatkan Laskar Sambernyawa

foto
Dimitri Lima/ instagram @persisofficial
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Persis Solo belum mau berhenti berbenah di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Terbaru, Laskar Sambernyawa resmi memperkenalkan gelandang serang asal Brasil, Dimitri Lima, sebagai amunisi baru mereka.

Sebelum mendarat di Solo, Dimitri Lima sempat merumput di Korea Selatan. Dua musim terakhir dia bermain di kasta kedua Liga Korea bersama Hwaseong FC, setelah sebelumnya juga memperkuat Siheung City di divisi ketiga. Kedatangannya ini bikin Dimitri jadi pemain asing ke-8 yang direkrut Persis di tengah musim di bawah arahan pelatih Milomir Seslija.

Pemain yang pernah membela Timnas Brasil U-17 ini mengaku super antusias bisa gabung Persis. Dia sadar betul kondisi tim lagi nggak ideal dan bertekad bantu Persis keluar dari situasi sulit.

Baca Juga:Siap-siap! CPNS 2026 Bakal Dibuka, Cek Jadwal, Syarat, dan Cara DaftarnyaBaca Yasin Nisfu Sya’ban Kapan? Ini Jawaban Lengkap Sesuai Kalender Hijriah, Jangan Sampai Salah Waktu

“Tujuan saya adalah mengerahkan kemampuan sebaik mungkin untuk klub ini. Saya akan mengikuti taktik pelatih dan membantu rekan satu tim saya di kapangan semaksimal mungkin. Saya berharap kedatangan saya bisa mengeluarkan klub ini dari zona yang kurang baik,” kata Dimitri, Senin (2/2/2026).

Buat Dimitri, bermain di Indonesia jadi tantangan sekaligus kesempatan besar. Apalagi Persis adalah klub dengan sejarah panjang di sepak bola Tanah Air. Pemain kelahiran 15 Mei 2000 itu pun siap kerja keras demi memperbaiki posisi tim di klasemen.

“Saya merasa sangat bahagia. Ini adalah kesempatan besar bagi saya memberikan kemampuan yang saya miliki untuk klub dengan perjalanan sejarah sepak bola yang besar di Indonesia. Saya akan melakukan yang terbaik agar klasemen klub ini menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Saat ini, kondisi Persis memang lagi genting. Laskar Sambernyawa masih terdampar di dasar klasemen dengan 10 poin dari 19 pertandingan. Meski begitu, Dimitri yakin peluang untuk lolos dari zona degradasi masih terbuka.

Menurutnya, kunci utama ada di kekompakan tim dan semangat juang sampai akhir musim.

“Kita tahu posisi klub saat ini sedang sulit. Tetapi, perjuangan belum berakhir dan saya berharap para pemain terus bekerja keras untuk mengubah situasi ini. Kekompakan saat ini yang harus kita jaga untuk mencapai tujuan klub ini,” tegas Dimitri.

0 Komentar