RADARCIREBON.TV- Mencari mobil listrik bekas yang recomended dan harganya masih terjangkau itu sebenarnya pilihan menarik, apalagi buat yang pengin coba teknologi ramah lingkungan tanpa bikin dompet jebol.
Dengan budget sekitar Rp 100 jutaan, udah ada kok mobil listrik bekas generasi awal yang pas banget buat dipakai harian di kota.
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia makin ngebut. Di tengah banyaknya mobil listrik baru yang terus bermunculan, mobil listrik bekas malah jadi pilihan yang makin masuk akal.
Baca Juga:Mimpi Terwujud! Maarten Paes Resmi Bergabung Ajax AmsterdamFenomena Gerhana Matahari Cincin akan Menghiasi Langit Pada 17 Februari Mendatang
Harganya lebih terjangkau, teknologinya masih relevan, dan biaya operasinya rendah. Cocok banget buat orang-orang yang pengen pindah ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus pusing soal budget.
Dinamika Pasar Mobil Listrik Bekas Sekarang
Lonjakan permintaan kendaraan ramah lingkungan sekarang bukan cuma tren sesaat. Mobil listrik bekas itu sebenarnya kendaraan bertenaga baterai yang sudah punya pemilik sebelumnya, tapi sering kali baterainya masih dalam masa garansi dari pabrik. Jadi, nggak perlu khawatir soal keawetan.
Tahun 2026 nanti, pilihan di pasar mobil listrik bekas makin banyak. Mau city car yang kecil atau SUV premium dengan teknologi terbaru, semua ada.
Banyak orang ngelirik mobil listrik bekas karena alasan finansial. Kamu bisa dapetin fitur-fitur keren kayak Regenerative Braking sama ADAS dengan harga yang jauh lebih masuk akal dibanding beli baru.
Nggak cuma itu, sekarang makin banyak orang sadar pentingnya ngurangin jejak karbon. Nilai prestise mobil listrik pun tetap terjaga meski statusnya bekas. Buat Moladiners yang pengen gaya hidup naik kelas tanpa bikin kantong bolong, pilihan ini jelas jadi langkah cerdas.
3 Rekomendasi Mobil Listrik yang masih recomended
Wuling Air EV
Buat kamu yang lagi cari mobil listrik mungil buat dipakai harian di kota, Wuling Air EV patut banget masuk daftar. Mobil ini pakai baterai Lithium Ferro-phosphate, ada dua pilihan kapasitas: 17,3 kWh atau 26,7 kWh. Tenaganya sekitar 30 kW dengan torsi 110 Nm, jadi lumayan lincah buat selap-selip di tengah kemacetan.
Soal jarak tempuh, tergantung varian, bisa jalan 200 sampai 300 km. Kecepatan maksimalnya di angka 100 km/jam. Desainnya ringkas, jadi nggak ribet cari parkir di tempat sempit, dan pastinya irit energi buat perjalanan pendek sehari-hari. Mobil ini harga sekennya dibanderol Rp125 juta—Rp170 juta
