RADARCIREBON.TV- Nova Arianto kembali menunjukkan totalitasnya buat sepak bola Indonesia. Meski sudah naik jabatan jadi pelatih Timnas U-20 Indonesia, Nova tetap turun tangan buat mengawal persiapan Timnas U-17 menuju Piala Asia U-17 2026.
Dalam waktu dekat, Garuda Asia dijadwalkan menjalani dua laga uji coba internasional melawan China U-17. Pertandingan ini bakal digelar pada 8 dan 11 Februari 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen besar di Asia tersebut.
Sebagai informasi, Piala Asia U-17 2026 bakal diikuti 16 negara dan rencananya digelar di Arab Saudi pada 30 April sampai 17 Mei 2026.
Baca Juga:Resmi! Ajax Amsterdam Datangkan Maarten Paes dari FC Dallas dengan Kontrak hingga 2029Jadwal Lengkap Indonesia di BATC 2026: Tim Putra & Putri Mulai Bertarung Besok, Lawan Malaysia dan Jepang!
Menariknya, sampai PSSI mengumumkan jadwal uji coba lawan China ini, posisi pelatih Timnas U-17 sebenarnya masih belum jelas. PSSI belum menunjuk pelatih baru untuk menggantikan Nova Arianto, yang sudah dipastikan naik menangani Timnas U-20.
Karena belum ada pelatih baru, Nova pun harus “turun gunung” lagi dan sementara kembali memimpin Timnas U-17 dalam laga uji coba tersebut. Semua ini dilakukan demi memastikan persiapan Garuda Asia tetap berjalan maksimal.
“Menjadi bagian persiapan Timnas U-17 Indonesia menuju Piala Asia U-17 dengan melakukan Friendly Match menghadapi salah satu negara yang akan bermain di Piala Asia yakni China U-17,” tulis Nova Arianto lewat Instagram pribadinya, Selasa (3/2/2026).
Nova menjelaskan, laga uji coba ini bukan cuma penting buat tim, tapi juga bakal jadi bahan evaluasi buat pelatih Timnas U-17 yang nantinya akan ditunjuk.
“Ini termasuk menjadi bagian proses Pelatih Timnas U-17 Indonesia nantinya dalam mengobservasi apa saja yang akan menjadi evaluasi Timnas U-17 Indonesia ke depannya,” ujarnya.
Para pemain Timnas U-17 yang dipanggil kali ini mayoritas berasal dari Garuda United, tim bentukan PSSI yang selama ini tampil di Elite Pro Academy (EPA) U-18 2025/2026. Program ini memang disiapkan sebagai wadah pembinaan pemain muda calon tulang punggung Timnas Indonesia di masa depan.
Menurut Nova, jam terbang para pemain di kompetisi EPA U-18 bikin mereka lebih siap menghadapi laga internasional dengan intensitas tinggi seperti melawan China.
