RADARCIREBON.TV – Harga emas yang diperdagangkan di Pegadaian per Selasa, 3 Februari 2026 mengalami penurunan untuk produk batangan populer, yakni emas Galeri24 dan UBS, menurut data terbaru yang dikutip dari situs resmi Sahabat Pegadaian. Penurunan harga ini menjadi informasi penting bagi investor dan masyarakat yang mengikuti dinamika harga komoditas emas di pasar domestik.
Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan pagi ini, harga tiap gram emas Galeri24 turun Rp33.000, dari sebelumnya di Rp2.981.000 menjadi Rp2.948.000 per gram. Angka serupa juga tercatat pada emas UBS, di mana harga jualnya turun dari Rp2.996.000 menjadi Rp2.963.000 per gram pada hari yang sama.
Rincian Harga Emas Pegadaian – 3 Februari 2026
Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.546.000
- 1 gram: Rp2.948.000
- 2 gram: Rp5.827.000
- 5 gram: Rp14.459.000
- 10 gram: Rp28.840.000
- 25 gram: Rp71.713.000
- 50 gram: Rp143.312.000
- 100 gram: Rp286.482.000
- 250 gram: Rp714.446.000
- 500 gram: Rp1.428.890.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp2.857.779.000
Emas UBS
Baca Juga:Karier Kalvin Phillips di Man City Mandek, Gelandang Inggris Cari Menit Bermain di ChampionshipJadwal & Prediksi Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di Perempatfinal Piala Asia Futsal 2026
- 0,5 gram: Rp1.602.000
- 1 gram: Rp2.963.000
- 2 gram: Rp5.880.000
- 5 gram: Rp14.529.000
- 10 gram: Rp28.905.000
- 25 gram: Rp72.121.000
- 50 gram: Rp143.944.000
- 100 gram: Rp287.776.000
- 250 gram: Rp719.228.000
- 500 gram: Rp1.436.767.000
Penyesuaian harga jual emas tersebut mengikuti pergerakan pasar komoditas global dan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS, yang berpengaruh signifikan terhadap harga logam mulia di dalam negeri. Earnings investor sering memantau perubahan ini karena harga emas dapat mencerminkan sentimen pasar terhadap risiko ekonomi dan peluang investasi jangka panjang.
Mengapa Harga Emas Turun Hari Ini?
Penurunan harga jual emas di Pegadaian kali ini diyakini terkait dengan tren pelemahan harga emas dunia, di mana investor global cenderung mengalihkan aset ke instrumen lain ketika pasar komoditas mengalami tekanan. Kondisi nilai tukar Rupiah dan efektivitas kebijakan moneter bank sentral juga turut memberi dampak pada harga batangan emas yang diperdagangkan secara domestik.
Bagi masyarakat maupun investor, kondisi ini bisa menjadi momentum strategis bagi yang ingin mulai membeli emas atau menambah portofolio investasi logam mulia karena harga jual yang relatif lebih rendah dibanding beberapa pekan lalu. Namun demikian, perlu diingat bahwa harga emas bersifat sangat fluktuatif, sehingga perubahan bisa terjadi setiap harinya tergantung dinamika pasar global dan lokal.
