Pecah Rekor di Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Soroti Kekurangan Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia
Hector Souto tak puas walau Timnas Futsal Indonesia pecahkan rekor. Foto: Instagram Timnas Futsal Indonesia / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Timnas Futsal Indonesia berhasil memecahkan rekor di Piala Asia Futsal 2026 dengan melangkah ke semifinal.

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku belum puas atas prestasi yang telah diraih.

Rekor itu pecah setelah Timnas Futsal Indonesia menang tipis 3-2 atas Vietnam pada babak delapan besar Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga:Nasib Mantan Pemain Persija Jakarta Juara Liga 1 2018, Resmi Tak Dipertahankan Klub ChampionshipBlusukan ke Eropa, John Herdman Pantau Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Berburu Talenta

Pertama kalinya Tim Merah Putih melenggang ke semifinal di turnamen futsal terbesar se Asia. Timnas Futsal Indonesia sempat melaju ke babak delapan besar Piala Asia Futsal 2022.

Pelatih asal Spanyol itu belum puas lantaran permainan Timnas Futsal Indonesia belum setara dengan deretan negara top di Asia seperti Iran dan Jepang.

Hector Souto berharap kualitas permainan Timnas Futsal Indonesia dapat lebih ditingkatkan lagi.

M Iqbal CS juga harus lebih bermain baik tentang taktik modern yang sudah diterapkan banyak negara.

“Memang benar kami memecahkan rekor dan hasilnya sangat bagus, tetapi saya benar-benar belum puas. Kami harus bermain jauh lebih baik,” kata Hector Souto.

“Indonesia harus memainkan gaya futsal yang berbeda karena apa yang kami lakukan sampai sekarang belum cukup,” lanjut dia.

Hector Souto mengungkapkan para lawan Timnas Futsal Indonesia seperti Vietnam dan Kirgistan lebih jauh progresif.

Baca Juga:Timnas Indonesia Semakin Kuat Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Bisa Racik Skuad IdealLangkah Baru John Herdman: Asisten Persija Jakarta Masuk Struktur Timnas Indonesia 

Diantaranya, adalah keberanian melibatkan kiper dalam skema penyerangan untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain.

“Lawan-lawan kami sudah melibatkan kiper untuk membangun sistem dan menciptakan keunggulan,” paparnya.

Di liga kita, mungkin hanya satu atau dua tim yang melakukan hal itu, padahal ini sangat berguna. Kami membutuhkan kiper yang bisa bermain dengan kaki, seperti Nizar,” terangnya.

Hector Souto mengatakan Timnas Futsal Indonesia tak sekedar sekedar lolos ke semifinal. Piala Asia Futsal 2026 harus menjadi sarana edukasi untuk futsal Indonesia agar bisa memahami standar permainan di level tertinggi.

“Ini tentang membuat masyarakat memahami seperti apa level futsal yang sebenarnya, seberapa kuat para pemain, bagaimana mereka memainkan power play, dan bagaimana kiper dilibatkan dalam permainan,” tandas Hector Souto.

0 Komentar