Kesimpulan
Fenomena sepinya peminat jurusan D3 Universitas Indonesia pada jalur SNBP bukan cerminan turunnya kualitas, melainkan hasil dari stigma, kurangnya informasi, dan pola pikir lama tentang pendidikan tinggi. Di tengah kebutuhan industri akan tenaga terampil, pendidikan vokasi justru berpotensi menjadi masa depan.
Kini, tantangannya bukan hanya pada kampus, tetapi juga pada siswa dan orang tua untuk melihat pendidikan D3 bukan sebagai pilihan terakhir, melainkan jalur cepat menuju dunia kerja yang kompetitif.
