Catat Tanggalnya! Kapan Perayaan Cap Go Meh 2026 Digelar?

Cap Go Meh 2026
Perayaan Tahun Baru Imlek (istockphoto)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Salah satu perayaan Tahun Baru Imlek yang paling dinantikan adalah Cap Go Meh. Tradisi ini terjadi pada hari ke-15 setelah Imlek dan menandai penutup dari rangkaian perayaan Tahun Baru China yang penuh makna dan berbagi. Sebelum perayaan, banyak orang bertanya kapan Cap Go Meh 2026 akan berlangsung.

Masyarakat harus mempersiapkan diri untuk mengikuti tradisi, menghadiri acara budaya, dan sekadar menikmati suasana perayaan dengan memanfaatkan informasi ini. Untuk alasan ini, baca ulasan lengkapnya di sini.

1. Apa itu Cap Go Meh?

Mengutip laman Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien 十五冥 yang berarti malam ke-15. 十五(Cap Go) berarti lima belas dan 冥(Meh) berarti malam. Dalam bahasa Mandarin, istilah Cap Go Meh memiliki penyebutan lain, yaitu 元宵 (Yuánxiāojié) yang berarti festival lampion dan 上元节(Shàngyuánjié) yang berarti festival hari pertama.

Baca Juga:Live Malam Ini 9-10 Februari 2026! Jadwal Pertandingan Sepak Bola Serie A, LaLiga dan ACL EliteSiapakah Hector Souto? Profil Pelatih yang Membawa Nama Indonesia dari Liga Futsal sampai AFC 2026

Perayaan utama dari Cap Go Meh atau perayaan lampion, biasanya dilakukan dengan menggantungkan lampion yang menandakan harapan yang lebih cerah di masa depan. Selain itu, Cap Go Meh juga umumnya diisi dengan pertunjukan barongsai.

2. Makna Cap Go Meh

Cap Go Meh adalah salah satu perayaan penting dalam budaya Tionghoa. Perayaan ini menandai berakhirnya rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek. Mengutip laman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Olivia, S.E., M.A., dosen Budaya China di UK Petra, menjelaskan perspektifnya mengenai makna Cap Go Meh itu sendiri.

“Cap Go Meh merupakan hari penutup perayaan musim semi atau Imlek yang dirayakan pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar Tionghoa. Disebut juga dengan Festival Lampion karena masyarakat membawa dan menggantung lampion dimana-mana,” jelas Oliv

Di Indonesia, perayaan Cap Go Meh berkembang dengan sentuhan budaya setempat. Salah satu hasil perpaduan budaya yang paling dikenal adalah hadirnya hidangan Lontong Cap Go Meh. Sajian ini mirip dengan lontong sayur khas Jawa, namun dilengkapi bahan tambahan seperti rebung, taburan ebi, dan koya yang memberi cita rasa berbeda.

0 Komentar