RADARCIREBON.TV- Lagi rame nih soal mobil listrik pertama Suzuki, e Vitara, yang baru aja rilis dengan harga mulai dari Rp755 juta. Meski sekarang pasar Indonesia lagi dibanjiri mobil listrik murah meriah dari China, Suzuki Indonesia (SIS) justru mengaku tetap pede (optimis) maksimal.
Kenapa sih mereka bisa se-yakin itu? Ini ringkasannya:
1. Incar “Loyalis” yang Ingin Cetak Sejarah
Bos Marketing Suzuki, Yulius Purwanto, bilang kalau mereka nggak cuma jualan mobil, tapi jualan “momen bersejarah”.
Suzuki yakin banget para fans setianya (loyalis) bakal tertarik jadi pemilik pertama mobil listrik berlogo ‘S’ ini di Indonesia. Jadi, faktor emosional inilah yang bikin mereka yakin harga Rp700 jutaan itu masih masuk akal buat target pasar mereka.
Baca Juga:Jadwal Cuti Bersama Imlek 2026 dan Libur Nasional, Ada Long Weekend!Pep Guardiola Bangga Man City Bangkit di Anfield Meski Ditekan Liverpool
2. Bukan Cuma Gaya, Tapi Kualitas & Nama Besar
Dony Saputra dari Suzuki juga nambahin kalau e Vitara ini emang disiapin buat orang-orang yang nyari dua hal:
- Eksklusivitas: Bangga jadi bagian dari sejarah baru Suzuki.
- Integritas Produk: Intinya, mereka nawarin mobil yang awet, presisi, dan layanan purna jual (servis/sparepart) yang udah terjamin lewat nama besar Suzuki selama puluhan tahun di Indonesia.
3. Spek Singkat e Vitara di Indonesia
Biar nggak penasaran, ini spek yang bakal masuk ke garasi konsumen:
- Platform: Pakai teknologi baru namanya HEARTECT-e.
- Baterai: Di luar negeri ada dua opsi, tapi khusus Indonesia Suzuki langsung kasih yang paling gede, yaitu 61 kWh.
Terus, berapa sih harganya? Buat varian warna satu warna (Single Tone), harganya Rp755 juta. Kalau mau yang dua warna (Two Tone), harganya Rp758 juta.
Nah, kalau kamu mau sekalian paket lengkap sama pemasangan alat cas di rumah (home charging), harganya jadi Rp767 juta untuk yang Single Tone dan Rp770 juta buat yang Two Tone.
