10 Fakta Unik Imlek yang Belum Banyak Orang Tahu dan Bikin Kamu Lebih Paham Tradisinya

10 Fakta Unik Imlek yang Belum Banyak Orang Tahu dan Bikin Kamu Lebih Paham Tradisinya
Source: shutterstock
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year bukan sekadar hari besar yang identik dengan angpao dan barongsai perayaan ini menyimpan banyak hal menarik yang sering kali belum banyak diketahui publik meskipun perayaannya sudah sangat melekat di berbagai kalangan. Berikut ini rangkuman fakta unik seputar Imlek yang perlu kamu tahu dan bisa menambah wawasan tentang tradisi yang sudah berlangsung selama ribuan tahun ini.

Pertama tradisi Imlek bukan hanya dirayakan satu atau dua hari saja tetapi berlangsung selama 15 hari penuh berdasarkan penanggalan kalender lunar. Perayaan ini diawali pada hari pertama kalender lunar dan puncaknya dirayakan dengan Festival Lentera saat bulan purnama yang menjadi tanda berakhirnya rangkaian perayaan. Karena itu momen Imlek bukan sekadar pergantian hari tetapi merupakan festival panjang yang penuh simbolisme budaya.

Fakta unik lainnya adalah nama asli Imlek dalam bahasa Mandarin disebut ChÅ«njié yang berarti Festival Musim Semi. Nama ini mencerminkan makna filosofis perayaan yaitu menandai akhir musim dingin dan datangnya musim semi baru sekaligus sebagai tahun baru dalam penanggalan China. Meski demikian banyak orang lebih mengenal nama Imlek daripada sebutan aslinya.

Baca Juga:Prediksi Starting XI Persib Bandung vs Ratchaburi di ACL Two, Persib Dipastikan Tanpa Tiga Pemain KunciRespons PBSI Terkait Indonesia Open 2027 Bakal Digelar 11 Hari, Ini Kata Mereka

Salah satu legenda paling menarik di balik tradisi Imlek adalah kisah tentang monster Nian yang menurut cerita kuno sering muncul saat pergantian tahun baru. Karena monster ini takut pada suara bising petasan kembang api dan warna merah maka tradisi menghias rumah dengan warna merah serta menyalakan petasan muncul sebagai usaha untuk mengusirnya. Hal inilah yang sampai sekarang masih menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek di berbagai tempat.

Sebelum momen pergantian tahun tiba banyak keluarga melakukan ritual membersihkan rumah secara menyeluruh. Aktivitas ini bukan sekadar bersih-bersih biasa tetapi mempunyai makna simbolik yaitu mengusir sial atau energi buruk dari tahun yang telah lewat. Namun anehnya membersihkan rumah setelah tanggal pertama Imlek justru dianggap bisa membawa sial baru jadi waktu pembersihan ini cukup penting menurut tradisi.

Tradisi memberi amplop merah atau angpao juga sarat makna. Amplop ini berisi uang dan diberikan kepada anak-anak serta anggota keluarga lainnya sebagai simbol doa untuk keberuntungan dan kemakmuran di tahun yang baru. Jumlah uang di dalamnya pun biasanya dipilih berdasarkan angka genap karena dipercayai membawa pertanda baik sedangkan angka ganjil atau angka empat yang dalam bahasa Mandarin mirip dengan kata kematian dihindari.

0 Komentar