RADARCIREBON.TV – PSS Sleman mendapat kabar baik pasca menerima putusan dari Komite Banding (Komding) PSSI, tentang sanksi larangan menggelar empat laga kandang tanpa penonton pada putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026.
Walau banding yang diajukan tidak dikabulkan secara sepenuhnya, ada penyesuaian sanksi yang membuat hukuman tim dengan julukan Super Elang Jawa itu menjadi lebih ringan.
“Manajemen PSS Sleman telah menerima Putusan Komite Banding PSSI Nomor: 001/KEP/KB/PEGADAIAN-CHAMPIONSHIP/II/2026 tertanggal 9 Februari 2026, atas permohonan banding yang diajukan terhadap Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor: 153/L2/SK/KD-PSSI/II/2026,” tulis PSS lewat keterangan resmi, Senin (10/2/2026).
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Persib vs Ratchaburi FC: Absennya Klok dan Beckham Jadi Ujian Maung BandungJohn Herdman Pulang dari Eropa, Timnas Indonesia Tetap Andalkan Skuad Lama di FIFA Series 2026
“Berdasarkan putusan tersebut, Komite Banding PSSI menyatakan menolak permohonan banding PSS Sleman untuk seluruhnya serta menguatkan Keputusan Komite Disiplin PSSI dengan perbaikan pada kualifikasi pelanggaran dan penyesuaian sanksi disiplin,” lanjut pernyataan itu.
Pada surat tersebut, PSS dikenakan sanksi penutupan sebagian Stadion Maguwoharjo, yakni tribune selatan dan utara dalam empat laga ketika menjadi tuan rumah. Selain itu, Tim Elang Jawa juga dikenai denda Rp60 juta.
“PSS Sleman dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran disiplin berupa penggabungan tingkah laku buruk penonton, dengan sanksi berupa penutupan sebagian stadion (tribun utara dan tribun selatan) selama empat pertandingan kandang,” bunyi pernyataan PSS.
“Pertandingan tetap dapat dihadiri penonton tanpa memakai dan membawa atribut PSS Sleman, dimulai dari pertandingan terdekat, serta denda sebesar Rp60.000.000,- (enam puluh juta rupiah),” sambungnya.
Sanksi itu bersumber dari insiden penyemprotan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilakukan oknum suporter ketika PSS menghadapi Barito Putera pada pekan ke-18 Pegadaian Championship di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam WIB.
Penutupan sebagian tribune penonton itu dilakukan ketika berhadapan dengan Deltras FC (14/2/2026), Persipura Jayapura (21/2/2026), Persipal Palu (4/4/2026), dan Persiku Kudus (20/4/2026).
Tim asuhan Ansyari Lubis itu terbebas hukuman ketika menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-27 Pegadaian Championship, di Stadion Maguwoharjo, 2 Mei 2026.
Baca Juga:PSSI Bongkar Skema FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Jadi Ujian Pertama Timnas IndonesiaLink Live Streaming Persib vs Ratchaburi FC di Leg Pertama 16 Besar ACL 2
“PSS Sleman menghormati, mematuhi, dan akan melaksanakan seluruh ketentuan dalam putusan banding tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelas PSS Sleman.
